Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 18 April 2026 | 19.02 WIB

Evakuasi Jenazah Korban Kecelakaan Helikopter PK-CFX, Ratusan Prajurit TNI Jalan Kaki Tembus Medan Sulit di Kalbar

Prajurit TNI menggotong jenazah korban kecelakaan helikopter di Kalimantan Barat dalam proses evakuasi pada Jumat (17/4). (TNI) - Image

Prajurit TNI menggotong jenazah korban kecelakaan helikopter di Kalimantan Barat dalam proses evakuasi pada Jumat (17/4). (TNI)

JawaPos.com - Operasi SAR korban kecelakaan Helikopter Airbus H130 dengan nomor registrasi PK-CFX di wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) pada Kamis (16/4) dan Jumat (17/4) melibatkan ratusan personel TNI. Baik TNI AD maupun TNI AU. Mereka bergerak sejak mendapat informasi helikopter tersebut hilang kontak.

Lewat jajaran TNI di Kodam XII/Tanjungpura, ratusan prajurit TNI itu bergabung dengan Tim SAR Gabungan. Mereka berasal dari Poskotis Korem 121/Alambhana Wanawai, Yonif TP 833/BD, Yonif 642/Kapuas, Kodim 1204/Sanggau, dan Lanud TNI AU Supadio.

Khusus prajurit TNI yang bergerak dari Lanud TNI AU Supadio, turut dikerahkan 1 unit Helikopter Super Puma dan beberapa personel pasukan khusus dari Korpasgat. Mereka bertugas sebagai tim udara. Yakni melakukan percepatan evakuasi 8 jenazah korban yang ditemukan oleh tim darat.

”Atas perintah Pangdam XII/Tanjungpura serta hasil koordinasi dengan Tim SAR Gabungan, jajaran diarahkan untuk membantu pelaksanaan pencarian secara maksimal,” kata Asops Kasdam XII/Tanjungpura Kolonel Infanteri Ahmad Daud Harahap dalam keterangan resmi pada Sabtu (18/4).

Kolonel Ahmad menegaskan bahwa TNI berkomitmen penuh dalam mendukung pelaksanaan operasi kemanusiaan. Upaya pencarian yang dilakukan sejak Kamis membuahkan hasil setelah tim dari Yonif TP 833/BD yang dipimpin Mayor Inf Ikhwan berhasil menemukan titik jatuh helikopter di wilayah perbukitan.

Untuk menjangkau lokasi tersebut, para prajurit TNI harus berjalan kaki menebus medan yang sulit. Proses evakuasi pun dilakukan sejak Jumat dini hari. Dari titik lokasi di Bukit Puntak, Dusun Gandis, Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, 8 jenazah korban dievakuasi lewat jalur darat.

Para prajurit TNI bersama Tim SAR Gabungan membawa jenazah korban ke Posko Tim SAR Gabungan di Gereja Katolik Santo Yohanes, Dusun Gandis. Sebanyak 8 jenazah korban yang terdiri atas 2 orang kru dan 6 orang penumpang dievakuasi menggunakan kantong jenazah dengan cara dipikul secara manual.

”Melewati medan hutan dan perbukitan sehingga memerlukan waktu cukup lama,” ucap Ahmad.

Pada pukul 06.30 WIB, seluruh jenazah beserta barang dan perlengkapan korban termasuk black box helikopter sudah berada di posko. Selanjutnya evakuasi diteruskan menggunakan 8 unit ambulans menuju Lapangan Yonif 642/Kapuas pada pukul 06.05 WIB.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore