
Ilustrasi pencabulan
JawaPos.com - Warga sekitar pondok pesantren di Pati yang salah seorang kiainya diduga menjadi pelaku pencabulan terhadap puluhan santriwati menyebut bahwa hal itu sudah menjadi rahasia umum. Hanya saja, tak banyak yang berani melaporkannya.
Dikutip dari Radar Pati (Jawa Pos Grup), salah satu warga yang enggan disebut namanya mengaku bahwa isu perilaku menyimpang di ponpes tersebut sudah menjadi rahasia umum.
Ia bahkan mengaku pernah menemukan alat kontrasepsi yang tersedia di area sekitar pondok.
"Warga sudah lama dengar, tapi orang tua korban memang tidak berani lapor karena takut," ujarnya dikutip Minggu (3/5).
Oleh karena itu, ia mengaku bersyukur bila banyak orang yang mengetahui aksi bejat dari kiai tersebut.
"Alhamdulillah sekarang beritanya mulai ramai," kata warga tersebut.
Sebelumnya, kasus dugaan pencabulan yang dilakukan seorang kiai berinisial S di salah satu pondok pesantren di Pati mencuat. Sebanyak 30-50 santriwati disebut menjadi korban atas kasus kekerasan seksual tersebut.
Kuasa hukum korban, Ali Yusron, mengungkapkan bahwa hingga saat ini secara resmi baru ada delapan korban yang berani melaporkan kelakukan kiai S tersebut. Namun, keterangan saksi menyebut ada 30-50 korban dari S.
"Berdasarkan informasi yang kami himpun, korbannya lebih dari delapan orang. Sebagian besar berasal dari wilayah Rembang. Banyak yang belum berani bicara karena takut kualat kepada kiainya,” ujarnya kepada wartawan seperti dikutip dari Radar Pati, Minggu (3/4).
Ali menerangkan, aksi bejat pelaku dilakukan dengan memanfaatkan otoritasnya sebagai guru di pondok pesantren tersebut. Pelaku diduga menanamkan doktrin ketaatan mutlak agar para korban tidak berani melawan maupun melapor.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
