
Kasus kiai cabuli santriwati di pondok pesantren Pati ternyata sudah dilaporkan sejak 2024 (Dokumentasi Radar Pati)
JawaPos.com - Ulah oknum kiai sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Ndolo Kusumo di Kabupaten Pati, Jawa Tengah bernama Ashari, 52 tahun, tengah menjadi sorotan publik. Ia diduga mencabuli sekitar 50 santriwatinya.
Kasus tersebut ternyata telah dilaporkan ke polisi sejak 2024. Namun perkara kembali ramai dibahas setelah viral di media sosial, hingga Ashari akhirnya ditangkap di Masjid Agung Purwantoro, Wonogiri hari ini, Kamis (7/5).
Kuasa hukum korban, Ali Yusron, menyebut kasus ini sebenarnya telah mencuat sejak dua tahun lalu. Namun, proses penyelidikan terhenti akibat sejumlah kendala dan faktor dalam pembuktian perkara.
“Kasus ini mencuat sudah lama, tahun 2024. Sebetulnya juga sudah ada penyelidikan saat itu, tetapi mandek dan kita menghormati hukum, mungkin ada pembuktian yang lain,” ujarnya, dikutip dari Jawa Pos Radar Pati, Kamis (7/5).
Awalnya terdapat delapan korban yang melapor ke polisi terkait kasus tersebut. Namun, dalam perjalanannya tujuh korban memutuskan mencabut laporan dan memilih menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.
“Dalam aduan ini sebenarnya ada 8 (korban yang melapor), selanjutnya 7 korban menarik laporannya karena diberikan kedudukan guru di pondok pesantren," lanjut Ali Yusron.
Kini hanya tersisa satu korban yang tak mencabut laporannya. Ali menegaskan pihaknya terus mengawal proses hukum demi memberikan perlindungan kepada korban dan memastikan perkara ditangani secara tuntas.
Baca Juga:Kerja Sama dengan Turkiye, Indonesia Bakal Datangkan dan Kembangkan Drone Tempur Bayraktar Kizilelma
"Berdasarkan informasi yang kami himpun, korbannya lebih dari delapan orang, sekitar 30 - 50 korban. Sebagian besar berasal dari wilayah Rembang. Banyak yang belum berani bicara karena takut kualat kepada kiainya,” ucapnya.
Pelaku diduga memanfaatkan posisinya sebagai guru di pondok pesantren. Ali Yusron disebut menanamkan doktrin agar santriwati patuh sehingga korban takut melawan perintahnya, apalagi melapor.
Sementata itu, Kasatreskrim Polresta Pati, Kompol Dika Hadian Widya Wiratama mengatakan pihaknya belum menerima laporan terkait korban yang hamil hingga dinikahi oleh Ashari.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
