
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Barat, dr. Ratnawati. (Istimewa)
JawaPos.com - Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Barat, dr. Ratnawati, menegaskan bahwa perempuan memiliki kapasitas untuk menjadi pemimpin sekaligus berperan dalam pengambilan kebijakan publik. Selama menjalankan tugas di legislatif, ia mengaku konsisten memperjuangkan isu pelayanan publik, kesehatan, hingga pemberdayaan masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan Ratnawati yang juga istri Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, saat menerima apresiasi Sekar Agni Negeri.
"Perempuan itu dapat menjadi memimpin. Karenanya sebagai ketua bagaimana menjalankan amanah masyarakat dan juga partai untuk kemajuan Provinsi Jawa Barat," kata Ratnawati kepada wartawan, Selasa (26/5).
Menurut Ratnawati, kehadiran perempuan dalam kepemimpinan daerah mempunyai peran penting, terutama dalam proses pengambilan kebijakan dan penguatan fungsi pengawasan legislatif terhadap berbagai persoalan publik yang langsung dirasakan masyarakat.
Ia menjelaskan, fokus perjuangannya tidak hanya berkaitan dengan pelayanan kesehatan dan kepentingan masyarakat, tetapi juga pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif berbasis potensi daerah, khususnya di wilayah Cirebon dan sekitarnya.
Ratnawati menilai penguatan ekonomi daerah perlu dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat serta dukungan terhadap pelaku usaha lokal agar dapat berkembang secara berkelanjutan. Baginya, pembangunan tidak semata soal infrastruktur, melainkan juga memastikan masyarakat memperoleh layanan publik yang layak.
“Sebagai dokter, saya melihat langsung bagaimana kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang cepat dan terjangkau. Itu yang kemudian saya bawa ke ruang legislasi,” ujar Ratnawati.
Selain sektor kesehatan, ia juga memberi perhatian terhadap pengembangan UMKM. Menurutnya, penguatan ekonomi masyarakat harus dimulai dari pengembangan potensi lokal yang dimiliki masing-masing daerah, termasuk kawasan Cirebon dan sekitarnya.
“UMKM dan ekonomi kreatif lokal harus mendapat ruang tumbuh yang lebih besar. Kalau masyarakat kecil kuat, ekonomi daerah juga akan ikut kuat,” bebernya.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
