Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 2 Juni 2026 | 20.53 WIB

Turunkan Tim Jibom ke Lokasi Ledakan di Biak Numfor, Polda Papua Temukan Granat Nanas

Tim Jibom dari Polda Papua melakukan penyisiran dan sterilisasi lokasi ledakan di Biak Numfor yang memakan korban. (Polda Papua) - Image

Tim Jibom dari Polda Papua melakukan penyisiran dan sterilisasi lokasi ledakan di Biak Numfor yang memakan korban. (Polda Papua)

JawaPos.com  - Polda Papua telah menurunkan Tim Pejinak Bom (Jibom) dari Detasemen Gegana ke lokasi ledakan di Komplek Perikanan, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor. Berdasar penyisiran yang berlangsung pada Senin (1/6), tim tersebut menemukan 1 granat nanas yang sudah dimodifikasi.

Tidak hanya itu, Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan menyampaikan bahwa polisi menemukan 2 proyektil yang amunisinya sudah diambil dengan cara paksa menggunakan gerinda. Temuan-temuan itu sudah diamankan untuk mencegah berulangnya ledakan.

Selain penyisiran, turut dilakukan sterilisasi di lokasi ledakan itu. Apalagi setelah ditemukannya granat nanas dan proyektil. Menurut Ari, itu memperkuat dugaan bahwa masih ada material berbahaya di area sekitar lokasi ledakan. Karena itu, proses sterilisasi dan penyisiran dilakukan secara menyeluruh.

”Kami berharap proses sterilisasi dapat berjalan maksimal sehingga pencarian korban yang masih belum ditemukan dapat dilakukan dengan aman. Setiap temuan benda mencurigakan atau material peledak agar diberikan penanda sehingga memudahkan tim gabungan dalam melakukan evakuasi dan pencarian,” ujarnya dalam keterangan resmi pada Selasa (2/6).

Dalam keterangan yang sama, Wadanki Brimob Kompi 4 Batalyon A Iptu Hidayatullah Bauw menyatakan bahwa area lokasi ledakan harus tetap steril dan tidak boleh dimasuki oleh masyarakat. Itu berlaku selama proses pemeriksaan berlangsung.

”Kami mengimbau masyarakat tidak memasuki area yang telah dipasangi garis polisi, karena masih berpotensi membahayakan keselamatan. Tim Jibom akan terus melakukan penyisiran dan sterilisasi secara menyeluruh,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang diterima oleh tim di lapangan, kawasan sekitar lokasi ledakan memang satu area dengan sejumlah bunker dan lubang peninggalan masa perang. Polisi menduga, di lokasi tersebut masih tersimpan banyak material berbahaya.

Karena itu, proses sterilisasi harus dilakukan secara hati-hati menggunakan peralatan khusus dan sesuai standar penanganan bahan peledak. Polda Papua mengimbau masyarakat tidak menyentuh, memindahkan, ataupun membongkar benda-benda yang dicurigai sebagai sisa peninggalan perang.

Jika menemukan benda-benda mencurigakan tersebut, masyarakat diminta segera melapor kepada aparat kepolisian terdekat. Sehingga dapat ditangani oleh personel yang memiliki keahlian khusus. Polda Papua memastikan, proses sterilisasi akan terus dilakukan sampai seluruh lokasi dinyatakan aman.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore