
Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan. (Polri)
JawaPos.com - Pelaku penyepakan dan penyiksaan perempuan di Bandung, Jawa Barat (Jabar) bernama Taufik Hidayat menjadi buronan polisi. Kini dia diburu oleh polisi atas kasus dugaan penyekapan dan penyiksaan terhadap seorang perempuan berinisial YTT.
Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan menyampaikan bahwa saat ini korban sudah berada di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS). Dia dalam perawatan intensif karena mengalami luka cukup parah setelah disekap dan disiksa oleh Taufik yang tidak lain adalah mantan kekasihnya.
”Ini sudah baik kondisinya, baik fisik maupun psikisnya. Kemarin baru dilakukan pembersihan-pembersihan luka-luka dan sebagainya. Oleh sebab itu, saya bersama beberapa teman-teman penyidik hadir di sini untuk berkomunikasi dengan korban,” kata dia.
Baca Juga:Nadiem Makarim Singgung Arahan Jokowi, Jaksa Dinilai Abaikan Fakta Sidang Dugaan Korupsi Chromebook
Rudi mengakui bahwa pihaknya juga menggali informasi dari pihak keluarga korban. Utamanya berkaitan dengan Taufik yang statusnya sudah menjadi tersangka. Dia dijerat menggunakan Pasal 466 KUHP. Berdasar informasi, tersangka yang mengantarkan korban ke rumah sakit pada 12 Juni lalu.
”Saat itulah awalnya pihak kepolisian mengetahui bahwa telah terjadi peristiwa penyekapan dan penganiayaan berat terhadap korban. Polda Jabar mengambil langkah-langkah cepat dengan menerima pengaduan dan segala macam, kami buatkan legal standing-nya laporan polisi,” jelasnya.
Setelah itu, Polda Jabar langsung membentuk tim gabungan yang berisikan seluruh Direktorat Reserse. Menurut dia, itu dilakukan karena pihaknya melihat spektrum yang cukup luas dalam kasus tersebut. Dia mengakui bahwa selain kondisi kesehatan korban pengejaran tersangka menjadi salah satu fokus kepolisian.
”Kami melakukan pengejaran terhadap pelaku. tim sudah dibentuk semuanya, tim yang bergerak dalam dugaan narkoba kami buat tim untuk mendeteksi, menelusuri potensi untuk keterlibatan pelaku di narkoba. Kami juga untuk mendalami di bidang siber, kriminal umum, kriminal khusus dan pekerjaan segala macam,” ujarnya.
Berdasar rekam jejak yang berhasil diperoleh polisi, tersangka merupakan mantan penagih utang atau debt collector. Jenderal bintang dua Polri itu menyatakan bahwa penelusuran rekam jejak tersangka dilakukan dalam rangka mencari tahu keberadaannya.
”Karena yang menjadi pelaku ini adalah yang mungkin sekarang mantan debt collector, kami akan telusuri semua rekam jejaknya. Ada beberapa perusahaan yang sudah kami ketahui, tentunya akan kami mintai keterangan, kami cari informasi berkaitan dengan keberadaan dan perilaku yang bersangkutan,” terang dia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022