
Kapen Koops TNI Habema Letkol Infanteri Wirya Arthadiguna. (Koops TNI Habema)
JawaPos.com - Sebuah video beredar luas di media sosial menunjukkan mama-mama Papua digantung oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK).
Meski belum diketahui secara pasti, narasi dalam video itu menyebut bahwa mereka diperlakukan keji oleh TPNPB-OPM atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka.
Dalam video yang diunggah oleh akun @kualimerahputih disampaikan bahwa mama-mama itu digantung karena dituduh telah membawa racun. Namun, informasi itu belum bisa dibenarkan kepastiannya.
Yang jelas, dalam video tersebut terdengar teriakan dan rintihan kesakitan dari mama-mama tersebut. Semetara beberapa orang terlihat mengelilingi mereka.
”Peristiwa ini memicu keprihatinan publik. Apabila informasi tersebut benar, berbagai pihak berharap insiden ini dapat diusut secara menyeluruh dan pihak yang bertanggung jawab dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku,” tulis akun tersebut.
Saat dikonfirmasi mengenai video itu, Kepala Penerangan (Kapen) Koops TNI Habema Letkol Infanteri M.Wirya Arthadiguna menyampaikan bahwa video itu memang sudah beredar luas. Saat ini, pihaknya masih melakukan pendalaman atas rekaman yang beredar tersebut.
”Benar, sementara lagi didalami tim,” ungkap Wirya saat dikonfirmasi pada Rabu malam (15/7).
Wirya menyatakan bahwa OPM memang kerap berbuat kejam. Mereka tidak segan menyerang masyarakat sipil hingga terluka, bahkan meninggal dunia.
Kekejaman OPM, kata dia, sudah terbukti dalam berbagai aksi yang selama ini mereka lakukan di Papua.
”Iya sangat keji dan biadab, OPM itu tidak manusiawi,” beber perwira menengah dengan dua kembang di pundak tersebut.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
