
Kapen Koops TNI Habema Letkol Infanteri Wirya Arthadiguna. (Koops TNI Habema)
JawaPos.com - Sebuah video beredar luas di media sosial menunjukkan mama-mama Papua digantung oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK).
Meski belum diketahui secara pasti, narasi dalam video itu menyebut bahwa mereka diperlakukan keji oleh TPNPB-OPM atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka.
Dalam video yang diunggah oleh akun @kualimerahputih disampaikan bahwa mama-mama itu digantung karena dituduh telah membawa racun. Namun, informasi itu belum bisa dibenarkan kepastiannya.
Yang jelas, dalam video tersebut terdengar teriakan dan rintihan kesakitan dari mama-mama tersebut. Semetara beberapa orang terlihat mengelilingi mereka.
”Peristiwa ini memicu keprihatinan publik. Apabila informasi tersebut benar, berbagai pihak berharap insiden ini dapat diusut secara menyeluruh dan pihak yang bertanggung jawab dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku,” tulis akun tersebut.
Saat dikonfirmasi mengenai video itu, Kepala Penerangan (Kapen) Koops TNI Habema Letkol Infanteri M.Wirya Arthadiguna menyampaikan bahwa video itu memang sudah beredar luas. Saat ini, pihaknya masih melakukan pendalaman atas rekaman yang beredar tersebut.
”Benar, sementara lagi didalami tim,” ungkap Wirya saat dikonfirmasi pada Rabu malam (15/7).
Wirya menyatakan bahwa OPM memang kerap berbuat kejam. Mereka tidak segan menyerang masyarakat sipil hingga terluka, bahkan meninggal dunia.
Kekejaman OPM, kata dia, sudah terbukti dalam berbagai aksi yang selama ini mereka lakukan di Papua.
”Iya sangat keji dan biadab, OPM itu tidak manusiawi,” beber perwira menengah dengan dua kembang di pundak tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
35 Santri Keracunan MBG Masih Dirawat di RS Siti Hajar Sidoarjo
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Prediksi Sassuolo vs Frosinone di Coppa Italia 2026/2027: Jay Idzes Cs Menang Susah Payah
