
Waduk Jatiluhur yang dikelola PT Jasa Tirta II. (Istimewa)
JawaPos.com - Polres Purwakarta masih terus menyelidiki dan memburu pelaku dugaan pembunuhan satpam waduk Jatiluhur, Sumarna, 40.
Upaya identifikasi dan pengejaran pelaku menghadapi tantangan, karena tidak adanya kamera pengawas (CCTV) di area objek vital nasional tersebut.
Hal ini disampaikan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM saat mendatangi Polres Purwakarta untuk mengawal perkembangan kasus ini.
Ia menyayangkan minimnya fasilitas keamanan di bendungan raksasa yang menyokong kehidupan jutaan warga Jawa Barat hingga Jakarta tersebut.
Dalam kesempatan itu, Dedi menyentil pengelola bendungan Perum Jasa Tirta (PJT) II yang dinilai tidak maksimal mengamankan area yang menjadi tanggung jawabnya.
Ia menegaskan, area seluas dan sevital Waduk Jatiluhur seharusnya dilengkapi dengan sistem keamanan modern, bukan justru mengalami kekosongan pantauan digital.
"Ini titik lemah buat jajaran PJT II. Ini bendungan yang menjamin keselamatan warga di Bekasi, Karawang, sampai Jakarta. Masa objek vital nasional enggak ada CCTV-nya?," ujar Dedi Mulyadi di Polres Purwakarta.
Ia juga mendesak agar pengelola segera membangun command center khusus yang beroperasi penuh selama 24 jam demi mengantisipasi celah kejahatan serupa di masa mendatang.
Meski terbentang kendala di titik kejadian perkara (TKP), kepolisian memastikan proses hukum tetap berjalan maraton.
Kasat Reskrim Polres Purwakarta AKP I Made Purwantara menuturkan, penyidik Satreskrim Polres Purwakarta tengah mengejar berbagai petunjuk.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022