
Kiai Abdussalam Shohib sowan ke Rais Syuriyah PWNU Sulawesi Tengah (Sulteng) Al Habib Dr. KH. Ali Hasan Al Jufri. (Istimewa)
JawaPos.com - Kiai Abdussalam Shohib melanjutkan agenda silaturrohim dengan jajaran PWNU dan PCNU di seluruh Indonesia. Baru-baru ini, calon ketua umum PBNU yang akrab dipanggil Gus Salam tersebut sowan ke Rais Syuriyah PWNU Sulawesi Tengah (Sulteng) Al Habib Dr. KH. Ali Hasan Al Jufri.
Berdasar informasi yang disampaikan kepada awak media pada Kamis (6/8), Gus Salam datang langsung menemui KH. Ali pada Rabu (5/8). Dia datang bersama masyayikh Pondok Pesantren Lirboyo serta fungsionaris dan kader-kader NU di Sulteng.
”Alhamdulillah, sebelum silaturrohim PWNU-PCNU se-Sulawesi Tengah, saya sowan rais syuriyah untuk mengenalkan diri, menjalin kedekatan dan minta izin serta mohon waktu sebelum bertemu dengan ketua-ketua PCNU se-Sulteng,” kata dia.
Menurut Gus Salam, banyak hal diperbincangkan dalam pertemuan yang hangat tersebut. Mulai dari kondisi NU di Sulteng sampai perjalanan para ulama terdahulu. Termasuk dalam menyiarkan Islam di Sulawesi. Salah satunya cerita tengan Habib Idrus bin Salim Al-Jufri, pendiri Al-Khairaat.
Sebagai calon ketua umum PBNU, Gus Salam mengaku sudah bersilaturahmi kepada jajaran PWNU dan PCNU di 29 provinsi. Agenda itu terinspirasi banyak dari strategi dan metode dakwah Islam pendiri Guru Tua, Al-Habib Idrus bin Salim Al-Jufri.
”Istiqomahnya, dakwah dengan sentuhan aspek kemanusiaan, bersikap moderat dan memperhatikan hak-hak insani melalui ketegasan terhadap keadilan. Terutama melembagakan syiar Islam melalui lembaga pendidikan, madrasah pertama di Sulteng,” jelasnya.
Menurut Gus Salam, Guru Tua telah memberikan teladan yang patut diikuti oleh generasi penerus. Yakni para ulama aswaja di Sulteng. Mereka adalah penggerak persatuan, kerukunan antar umat, serta pewaris dakwah kesantunan para pendahulu.
Memperhatikan kondisi dan karakter NU di Kepulauan Celebes, Gus Salam, menyampaikan bahwa jam’iyyah NU di Sulteng memiliki potensi dan banyak peluang untuk maju. Terutama dalam mendorong dan memfasilitasi pengembangan kemandirian umat.
”Lembaga keuangan syariah atau terintegrasi Baitul Maal wat Tamwil (BMT) potensial berdiri di Sulteng. Sebagai lembaga gotong royong berkarakter koperasi yang beroperasi untuk menggalang dan mensupport usaha-usaha ekonomi warga,” ujarnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
