Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 8 Agustus 2026 | 21.25 WIB

Kemenhut Perkuat Pemadaman Kebakaran di TNBTS, Akses Wisata Ditutup Sementara

Petugas gabungan berjibaku memadamkan karhutla di kawasan Gunung Bromo, Kamis (6/8). (Radar Malang) - Image

Petugas gabungan berjibaku memadamkan karhutla di kawasan Gunung Bromo, Kamis (6/8). (Radar Malang)

JawaPos.com - Kementerian Kehutanan meningkatkan penanganan kebakaran hutan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, melalui operasi gabungan.

Sampai Rabu (5/8) pukul 18.00 WIB, kobaran api yang berada di Blok Watu Gede masih belum berhasil dipadamkan seluruhnya. Manggala Agni bersama personel gabungan masih melakukan upaya pengendalian agar api tidak meluas dan menimbulkan dampak lebih besar terhadap kawasan konservasi.

Area yang terbakar mencakup sejumlah jenis vegetasi, mulai dari savana, cemara gunung, pakis hingga semak belukar. Proses pemadaman tidak mudah karena petugas harus menghadapi kondisi medan berupa lereng curam dan perbukitan terjal.

Selain itu, karakter vegetasi yang mudah terbakar serta minimnya sumber air turut menjadi kendala. Kebutuhan air untuk pemadaman dipenuhi secara bertahap dengan mengerahkan truk tangki ke lokasi-lokasi yang masih memungkinkan dijangkau oleh petugas.

Pemantauan awal terhadap potensi kebakaran dilakukan melalui Sistem Pemantauan Kebakaran Hutan dan Lahan (SiPongi+) milik Kementerian Kehutanan. Sistem tersebut mengolah informasi titik panas atau hotspot yang diperoleh dari sejumlah satelit, salah satunya NASA-MODIS.

Pada Selasa (4/8), sistem mendeteksi adanya hotspot dengan tingkat kepercayaan sedang atau medium confidence. Temuan tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui ground check untuk memastikan kondisi di lapangan, sehingga pengerahan tim pemadam bisa dilakukan dengan cepat guna mencegah api semakin menyebar.

Penanganan kebakaran melibatkan BBTNBTS selaku pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaan kawasan, bersama Manggala Agni Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. Operasi tersebut juga diperkuat oleh personel TNI, Polri, BPBD Kabupaten Probolinggo, Masyarakat Peduli Api, serta para relawan.

BBTNBTS bertugas memastikan keamanan kawasan, mengidentifikasi wilayah yang terdampak, mengendalikan akses menuju lokasi kebakaran, menjaga kawasan yang memiliki nilai keanekaragaman hayati, dan mengoordinasikan penanganan di dalam wilayah taman nasional.

Sementara itu, Manggala Agni menangani aspek teknis pemadaman dengan memusatkan upaya pada titik-titik api yang masih menyala agar tidak merambat ke area lainnya.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore