
Bupati Karo Antonius menjenguk siswa yang dirawat akibat keracunan MBG. (Sumut Pos).
JawaPos.com - Kepala SMA Negeri 1 Berastagi, Normawati Martiana Ginting menghentikan sementara aktivitas belajar mengajar, Jumat (14/8), menyusul peristiwa keracunan massal yang diduga terjadi setelah siswa menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dilansir Sumut Pos (Jawa Pos Group), siswa yang sempat datang ke sekolah dipulangkan. Sebagian lainnya memilih mendatangi sejumlah rumah sakit untuk menjenguk teman-teman mereka yang masih menjalani perawatan.
Menurut Martiana, penghentian sementara kegiatan belajar mengajar dilakukan karena sekolah masih memprioritaskan pemulihan kondisi kesehatan para siswa yang terdampak.
“Seperti hari pertama setelah kejadian, saya telah menugaskan dan membagi para guru ke empat rumah sakit. Hari ini juga begitu, para guru saya tugaskan ke empat rumah sakit,” ujar Martiana.
Sekolah pun kini menempatkan pemulihan siswa sebagai prioritas utama. Para guru secara bergantian ditugaskan mendampingi dan memantau kondisi para siswa di rumah sakit.
“Harapan kami semua anak-anak ini sehat kembali, sehingga mereka bisa kembali ke sekolah seperti biasa,” ucap Martiana.
Dengan masih dirawatnya 143 siswa, pihak sekolah belum memprioritaskan kembalinya aktivitas belajar seperti biasa. Keselamatan dan kesehatan para siswa menjadi pertimbangan utama sembari menunggu seluruh korban dinyatakan pulih.
Pihak sekolah berharap kondisi para siswa segera membaik sehingga kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan normal. Namun, pengalaman tersebut meninggalkan kekhawatiran baru di kalangan siswa sekaligus menjadi pengingat pentingnya jaminan keamanan pangan dalam setiap pelaksanaan program MBG.
Sebelumnya dilaporkan, sebanyak 289 siswa di Berastagi, Kabupaten Karo, harus menjalani perawatan medis setelah menyantap hidangan program MBG Kamis (13/8). Insiden tersebut terjadi di SMA Negeri 1 Berastagi dan SMA Swasta Bersama Berastagi.
Ratusan siswa tersebut dirawat di RS Amanda terdapat 157 siswa, terdiri dari 137 orang yang menjalani rawat inap dan 20 lainnya menjalani rawat jalan. Kemudian 90 siswa dirawat di RS Efarina, 35 siswa di RSUD Kabanjahe, empat siswa di RS Mina, serta tiga siswa mendapatkan penanganan di Puskesmas Berastagi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fulham vs Hull City: The Tigers Berpeluang Menang Tipis di Craven Cottage
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah
Prediksi Skor Lille vs Brest di Liga Prancis: Verdonk Starter, Les Dogues Berjaya di Pierre Mauroy
Prediksi Susunan Pemain Real Betis vs Barcelona: Yamal dan Adeyemi Jadi Andalan
Prediksi Skor Hamburger SV vs Stuttgart: Die Roten Siap Pesta Gol di Volksparkstadion
Prediksi Skor Espanyol vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Los Rojiblancos Pertahankan Laju Positif
Prediksi Skor PSGC Ciamis vs PSIS Semarang di Pegadaian Championship: Tuan Rumah Hadapi Ujian Berat
Prediksi Susunan Pemain AS Roma vs Genoa: Santiago Castro Siap Jadi Andalan
Prediksi Skor Semen Padang vs PSMS di Championship: Kabau Sirah Bidik Kemenangan Kandang Perdana
Prediksi RANS Nusantara vs Persela Lamongan: Laskar Joko Tingkir Berburu Kemenangan di Malang

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022