
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo (ketiga dari kiri) didampingi Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN, Daniel Tampubolon (kiri) terjun langsung ke Gardu Induk Rangko. (Istimewa)
JawaPos.com – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) berhasil memulihkan sebagian besar sistem kelistrikan di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pascagempa bumi berkekuatan M7,7 yang terjadi pada Sabtu (15/8) pagi.
Setelah seluruh 11 Gardu Induk (GI) terdampak berhasil dipulihkan dan pasokan utama dalam kondisi normal, PLN melanjutkan pemulihan jaringan distribusi hingga ke titik pelanggan yang masih terdampak di sejumlah lokasi.
Hingga Minggu (16/8) malam, sebagian besar jaringan distribusi telah kembali beroperasi. Namun, masih terdapat 29 desa dari total 1.557 desa yang belum dapat dipulihkan karena kondisi akses yang terbatas, serta beberapa lokasi yang masih terisolir akibat dampak gempa dan longsor.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, PLN terus mengerahkan personel, material, dan peralatan untuk mempercepat pemulihan hingga ke seluruh pelanggan.
“Pasokan utama kelistrikan Flores sudah kembali dalam kondisi normal. Saat ini fokus kami adalah memastikan listrik dapat kembali sampai ke masyarakat di seluruh titik yang masih terdampak. Tim PLN terus bekerja memperbaiki dan mengganti infrastruktur jaringan yang rusak, termasuk tiang dan jaringan distribusi,” ujar Darmawan.
Baca Juga:PLN Salurkan Bantuan Darurat di Lokasi Terdampak Gempa NTT, Terangi Posko Pengungsian di Flores
Darmawan menjelaskan, tantangan pemulihan saat ini adalah perbaikan jaringan distribusi yang berada dekat dengan pelanggan yang masih terkendala akses yang tertutup.
“Masih ada beberapa dusun dan titik pelanggan yang sedang kami upayakan untuk dinormalkan kembali. Beberapa di antaranya terkendala akses karena kondisi pascabencana dan ada yang masih terisolir. Kami terus mencari akses terbaik agar tim dapat segera masuk dan melakukan perbaikan,” kata Darmawan.
Menurut Darmawan, PLN tidak hanya mengejar kecepatan pemulihan, tetapi juga memastikan setiap jaringan yang akan dinormalkan telah memenuhi aspek keselamatan ketenagalistrikan.
“Dalam kondisi seperti ini, kami harus bergerak cepat, tetapi tidak boleh mengabaikan keselamatan. Setiap jaringan yang akan dinyalakan harus dipastikan terlebih dahulu aman, baik bagi masyarakat maupun petugas. Karena itu, proses pemulihan dilakukan secara bertahap sesuai kondisi di lapangan,” tutur Darmawan.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur F. Eko Sulistyono mengatakan, personel PLN masih bersiaga di sejumlah lokasi terdampak untuk melakukan asesmen, perbaikan, dan penormalan jaringan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022