
Siswi SMP Negeri 1 Lubuk Pakam memaparkan soal aplikasi Perisai Pintar. (Istimewa)
JawaPos.com - Siswa SMP umumnya sudah masuk masa puber. Di usia itu mereka membutuhkan ruang ekspresi, minimal mencurahkan isi hati (curhat) yang sedang dihadapi. Tapi, lokasinya bukan ruang bimbingan konseling (BK).
Para siswa SMP Negeri 1 Lubuk Pakam, Sumatera Utara (Sumut) memindahkan fungsi ruang BK ke ruang digital sehingga lebih leluasa bercerita dengan nama anonim.
Ruang curhat digital pengganti BK itu bernama Perisai Pintar. Sebuah aplikasi yang memudahkan siswa menyampaikan cerita maupun keluhan secara anonim kepada guru BK.
Mennusuriani Saragih, guru BK SMP Negeri 1 Lubuk Pakam bercerita bahwa sebelumnya sekolah telah menyediakan kotak curhat sebagai ruang bagi siswa untuk menyampaikan cerita. Dalam perjalanannya tidak efektif. Pengalaman itu mendorong siswa mencari pendekatan yang menurut mereka lebih sesuai dengan kebiasaan teman-temannya.
Saat dilakukan observasi, sekitar 60 persen siswa menyarankan ada aplikasi tempat bercerita yang bisa merahasiakan identitas siswa. Maka, lahirnya Perisai Pintar, sebuah aplikasi berbasis AI. Di aplikasi itu siswa bisa bercerita secara anonim.
Mennusuriani menyebut perubahan itu karena menggunakan pendekatan Challenge Based Learning (CBL). Yaitu, membantu siswa belajar bekerja sama dan bergotong royong dalam mengembangkan inovasi.
“Yang saya lihat dari materi CBL, anak-anak akhirnya bisa bekerja sama, bergotong royong dalam melaksanakan program CBL ini di sekolah,” ujarnya.
Kehadiran Perisai Pintar ini sangat dirasakan positifnya oleh siswa. Seperti yang diakui siswa bernama Angelika Patresia Gultom. Dia melihat Perisai Pintar sebagai wadah yang lebih nyaman bagi siswa lainnya untuk menyampaikan persoalan yang sulit diceritakan secara langsung.
"Jadi ngerti gimana perasaannya kalau curhat itu enggak didengar. Jadi kalau ada Perisai Pintar ini, kami punya tempat untuk berkeluh kesah,” akunya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Kuching City vs Tampines di ASEAN Club Championship: The Cats Unggul Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Didik J Rachbini: Putusan MK Ungkap Kebohongan Gibran dan Jokowi
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Meksiko vs Cile: El Tri Bakal Bangkit, La Roja Akhiri Tren Buruk
Gibran Terbukti Tak Punya Ijazah SMA, tapi MK Tidak Berwenang Diskualifikasi dari Wapres

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022