Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 24 Agustus 2026 | 13.19 WIB

Asrama Madrasah Aliyah NW Mua’allimin Anjani Lombok Timur Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Ilustrasi kebakaran. (Antara) - Image

Ilustrasi kebakaran. (Antara)

JawaPos.com - Kebakaran terjadi di Madrasah Aliyah NW Mua’allimin, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Minggu malam 21.30 WITA. Akibatnya asrama pondok pesantren tersebut habis dilalap Si Jago Merah. Dugaan sementara api muncul dari konsleting listrik.

Tidak hanya asrama, kebakaran juga menyebabkan laboratorium di lembaga pendidikan tersebut habis. Beruntung 4 mobil pemadam kebakaran yang segera dikerahkan ke lokasi kejadian berhasil melokalisir dan memadamkan api sebelum terus membesar.

”Penyebab kebakaran belum bisa kami simpulkan, saat ini masih proses penyelidikan oleh tim. Api berhasil dipadamkan sekitar 4-50 menit,” kata Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha dikutip dari pemberitaan Lombok Post (Jawa Pos Group) pada Senin (24/8).

Ariakta memastikan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Untuk kepentingan penyelidikan, polisi mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi. Sejumlah saksi juga sudah dimintai keterangan. Kemudian barang bukti dari TKP telah diambil.

Meski penyebab pasti kebakaran tersebut belum diketahui, Ariakta mengingatkan agar seluruh pondok pesantren di Lombok Timur lebih memperhatikan arus listrik. Para santri juga diminta tidak sembarangan menyalakan api yang berpotensi memicu kebakaran.

”Kemudian para siswa juga bisa lebih disiplin, mungkin apabila ada yang menyalakan api, baik itu lilin atau lain sebagainya, agar sama-sama saling mengingatkan,” ajaknya.

Perwira menengah Polri dengan dua kembang di pundak itu pun meminta agar masyarakat Lombok Timur juga lebih memperhatikan arus listrik, kompor, dan berbagai peralatan rumah tangga lainnya yang dapat memicu munculnya api yang berpotensi menyebabkan kebakaran.

Di lokasi kejadian, M. Zuhri, salah seorang pengasuh pondok pesantren tersebut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada petugas pemadam kebakaran, aparat TNI-Polri, dan semua pihak yang telah membantu dengan memadamkan api, sehingga tidak merembet ke bangunan yang lain.

”Berdasarkan cerita dari santri mereka pertama mendengar ada suara ledakan dari listrik, mungkin arus pendek listrik,” imbuhnya.
Zuhri menyebut, bangunan yang terbakar merupakan bangunan lama. Dia menduga ada jaringan listrik yang rusak sehingga terjadi konsleting listrik dan memicu kebakaran.

Editor: Bintang Pradewo
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore