Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 5 September 2026 | 17.39 WIB

Kemenhut Siapkan DAK Rp 5,5 Miliar Untuk Penanganan Karhutla Kalbar

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Rabu (26/8). (Istimewa) - Image

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Rabu (26/8). (Istimewa)

JawaPos.com – Pemerintah menyiapkan beberapa strategi untuk penanganan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Salah satunya dengan injeksi pendanaan.

Dikutip dari Antara Sabtu (5/9), pemerintah memberikan dukungan lewat Dana Alokasi Khusus Kementerian Kehutanan sebesar Rp 5,5 miliar untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat.

"Anggaran tersebut diperuntukkan bagi Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan sebagai bagian dari penguatan penanganan karhutla yang dilakukan secara terpadu melalui operasi udara, darat, pembasahan gambut, penegakan hukum dan pencegahan," kata Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni di Pontianak, Kalbar, Sabtu (5/9).

Selain DAK senilai Rp 5,5 miliar, pemerintah juga akan mengoordinasikan kebutuhan anggaran operasional lainnya bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPD) dan DPR RI guna memperkuat sarana serta prasarana penanganan karhutla. Raja Juli Antoni mengatakan pemerintah akan memaksimalkan berbagai sumber daya untuk mengendalikan kebakaran, termasuk melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dalam beberapa hari ke depan.

Berdasarkan data BMKG, terdapat potensi awan hujan di Kalimantan Barat pada 4 hingga 8 September 2026 yang akan dimanfaatkan untuk meningkatkan pembasahan dan tinggi muka air tanah di kawasan gambut. Pemerintah juga memperkuat operasi water bombing untuk menjangkau lokasi kebakaran yang sulit ditangani melalui jalur darat, termasuk dengan tambahan dukungan tiga pesawat Chinook dari Pasukan Bela Diri Jepang.

"Operasi udara tersebut akan diarahkan ke sejumlah kawasan krusial, termasuk Danau Sentarum yang berbatasan langsung dengan Sarawak, Malaysia, guna mencegah meluasnya kebakaran," kata Raja Juli.

Di darat, penanganan melibatkan TNI, Polri, Manggala Agni Kementerian Kehutanan, BPBD dan relawan, disertai pemetaan kebutuhan personel hingga tingkat kabupaten dan kecamatan agar pengerahan kekuatan lebih tepat sasaran.

Pemerintah juga menyiapkan penanganan khusus untuk kawasan gambut melalui teknik peat injection atau penyuntikan gambut guna membantu pembasahan lapisan tanah dan mengendalikan bara api di bawah permukaan.

Editor: Diar Candra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore