Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 September 2026 | 19.54 WIB

Pemilik Tongtong Apresiasi Pemkab Sumenep

PUSAT PERHATIAN: Salah seorang penari beraksi bersama grup tongtong pada Festival Musik Tongtong Sumenep 2026. - Image

PUSAT PERHATIAN: Salah seorang penari beraksi bersama grup tongtong pada Festival Musik Tongtong Sumenep 2026.

JawaPos.com – Pelestarian seni tradisional tongtong di Kabupaten Sumenep mendapat perhatian positif dari para pelaku dan pemiliknya. Mereka mengapresiasi Pemkab Sumenep yang dinilai telah memberikan ruang cukup luas bagi komunitas tongtong untuk terus berkembang dan tampil di berbagai kegiatan.

Pembina grup musik tongtong Gong Mania Khairul Rahman mengatakan, dukungan pemerintah daerah selama ini memberikan dampak positif terhadap keberlangsungan kesenian tradisional tersebut. Tongtong tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga bagian dari kekayaan budaya yang perlu terus dijaga. “Kami selaku pecinta musik tongtong merasa sangat diperhatikan,” katanya.

Menurut dia, ruang tampil yang diberikan Pemkab Sumenep menjadi salah satu bentuk dukungan nyata terhadap para pemilik dan pencinta tongtong. Dengan adanya wadah tersebut, komunitas tongtong memiliki kesempatan untuk memperkenalkan kesenian tradisional kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

“Kami sangat mengapresiasi Pemkab Sumenep yang selama ini memberikan wadah yang luas bagi pencinta dan pemilik tongtong. Ini sangat membantu kami untuk terus berkarya dan menjaga tongtong tetap hidup,” ujar pria yabg akrab disapa Mamang itu.

Dia berharap dukungan tersebut dapat terus berlanjut. Bahkan, ke depan diharapkan semakin banyak agenda pemerintah yang melibatkan kelompok tongtong. Dengan begitu, keberadaan kesenian tradisional tersebut tidak sekadar menjadi tontonan, tetapi juga bagian dari upaya pelestarian budaya Sumenep. “Kedepan hatapan Kami musik tongtong terus dilestarikan,” tukas Mamang.

Mamank menilai keterlibatan generasi muda juga menjadi hal penting. Sebab, keberlangsungan tongtong sangat bergantung pada regenerasi. Jika anak muda terus diberi ruang untuk mengenal dan terlibat, kesenian tersebut diyakini tetap memiliki tempat di tengah perkembangan zaman.

“Tongtong ini warisan budaya. Kami ingin anak-anak muda juga ikut mencintai dan meneruskannya. Karena itu, wadah seperti yang diberikan pemerintah sangat penting bagi kami,” imbuhnya. (iqb)

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore