Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 September 2026 | 07.04 WIB

Merawat Ekosistem Hutan dengan Menanam Jutaan Bibit di 26 Ribu Hektare Lahan

Hutan yang dikelola Perum Perhutani. (Dok Perhutani) - Image

Hutan yang dikelola Perum Perhutani. (Dok Perhutani)

JawaPos.com - Keseimbangan alam di Pulau Jawa harus dijaga. Ekosistem hutan harus terawat. Caranya tentu menanam kembali lahan agar hutan tetap terjaga dan hijau dengan bibit tanaman kehutanan.

Pada musim tanam 2026, Perum Perhutani menyiapkan 20.479.182 plances (plc) bibit. Semuanya akan ditanam di lahan seluas 26.007,33 hektare yang tersebar di 57 Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH).

Ada 31 jenis tanaman yang disiapkan. Kelompoknya kayu kehutanan seperti jati, pinus, mahoni dan sengon, lalu tanaman multiguna yang dikenal dengan singkatan MPTS, serta tanaman konservasi.
Salah satu kegiatan persiapan berlangsung di KPH Bandung Utara. 

Di sana Perhutani bersama Badan Pengaturan (BP) BUMN menebar benih pinus sebagai awal penyemaian bibit untuk musim tanam mendatang. Penebaran serupa digelar di 26 KPH lain. Total benih pinus yang ditebar 162 kilogram.

Direktur Pengelolaan Perusahaan Umum BP BUMN Muhammad Khoerur Roziqin mengatakan, penyemaian itu cara Perhutani sebagai pengelola hutan di Pulau Jawa menjaga agar pasokan bibit unggul untuk penghijauan tidak putus. 

"Jenis tanaman untuk tiap KPH dipilih menurut kecocokan lahan, iklim setempat dan sifat ekologis wilayahnya," ungkap Muhammad Khoerur Roziqin baru-baru ini.

Khoerur menilai Perhutani sudah menunjukkan komitmennya menjaga hutan. Sebagai perusahaan umum yang diberi mandat mengurus hutan negara, Perhutani memikul tugas memelihara alam sekaligus memastikan hutan berguna bagi masyarakat dalam jangka panjang. Persiapan musim tanam, katanya, termasuk bagian penting dari tugas itu.

Direktur Operasi Perum Perhutani Wawan Triwibowo menyebut penanaman sebagai dasar pilar Sustainable Forest Stewardship dalam transformasi Perhutani. Penanaman ini dimaksudkan untuk menjaga daya dukung lingkungan, memperkuat tata air, menyerap emisi karbon dan membuat aset hutan perusahaan tetap produktif dari tahun ke tahun.

Keberhasilan menjaga fungsi hutan bergantung pada mutu bibit dan ketepatan jadwal tanam. Menurut Wawabn, penanaman musim 2026 lebih dari kerja rutin operasional, karena menjadi wujud komitmen Perhutani merawat ekosistem hutan.

Editor: Ilham Safutra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore