
Sekdaprov Jatim, Adhy Karyono (kiri) berbincang dengan Sekjen Kemendagri, Tomsi Tohir (ilustrasi). (Humas Pemprov Jatim)
JawaPos.com - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim, Adhy Karyono mengatakan, belum ada pembahasan resmi dengan elemen buruh terkait penetapan Upah Minimum Kabupaten/ Kota (UMK), menjelang akhir 2026.
"Belum (ada pembahasan resmi). Jadi mereka baru memulailah pemanasan. Dari pihak SPSI (Serikat Pekerja Seluruh Indonesia) inginnya ya ada kenaikan yang signifikan," kata Adhy di Surabaya, Senin (5/10).
Saat ditanya mengenai besaran kenaikan UMK yang diusulkan pihak buruh, Adhy menyebut angkanya antara 5 hingga 9 persen. "Ya kalau mereka kan besar lah (usulannya), di kisaran 5 sampai 9 persen itu," ungkapnya.
Menyikapi tuntutan tersebut, Pemprov Jatim memilih untuk tidak terburu-buru. Pihaknya masih menanti petunjuk teknis dan formulasi resmi dari pemerintah pusat.
"Kami akan menunggu dari pusat ya. Kementerian Ketenagakerjaan biasanya akan mengeluarkan berapa sih standar kisarannya untuk minimum naiknya," ucap Adhy.
Adhy mengingatkan, jika lonjakan UMK di Jatim tidak dikendalikan, dampaknya akan sangat fatal bagi iklim investasi dan ketersediaan lapangan kerja di wilayah tersebut.
"Kita kalah nanti dengan Jawa Tengah yang UMK-nya lebih rendah, masih di kisaran Rp 3 jutaan. Sementara kita (Jatim) sudah di angka Rp 5 juta koma sekian, bahkan mungkin tembus Rp 6 juta kalau kita tidak tahan," ujarnya.
Lebih jauh, Adhy Karyono menyoroti masalah klasik pengupahan di Jawa Timur yang belum terselesaikan hingga kini, yakni ketimpangan atau disparitas UMK yang sangat curam antara daerah industri Ring 1 seperti Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Pasuruan, dan Mojokerto, dengan daerah di ring bawahnya.
Pemprov Jatim berharap ada formula khusus tahun ini untuk mengerem laju UMK Ring 1, sembari perlahan mengerek UMK di daerah pinggiran.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022