
Strategi Terintegrasi jadi Kunci Pertumbuhan Bisnis di Tengah Lonjakan Permintaan Pasar
JawaPos.com - Setelah melewati periode puncak belanja awal tahun, pelaku usaha mulai memasuki fase evaluasi dan penguatan fondasi operasional. Momentum ini tak hanya menjadi ajang melihat capaian, tetapi juga waktu yang tepat untuk merancang strategi agar pertumbuhan tetap terjaga dan lebih siap menghadapi siklus permintaan berikutnya.
Periode pasca peak season menuntut kesiapan yang lebih matang, bukan hanya untuk sustain, tetapi juga untuk scale up lebih kuat di siklus berikutnya. Performa Ramadan tahun ini, Power Commerce Asia berhasil menunjukkan pertumbuhan signifikan dengan peningkatan hingga 50 persen year-on-year (YoY) dibandingkan tahun sebelumnya. Lonjakan ini tidak hanya mencerminkan peningkatan demand, tetapi juga menegaskan pentingnya kesiapan operasional yang scalable dan terintegrasi.
Pertumbuhan ini didorong oleh kombinasi strategi yang tepat, mulai dari penetrasi multi-fulfillment, penguatan fundamental operasional, dan strategi bersama kami sebagai omnichannel enabler partner.
“Momentum Ramadhan memberikan gambaran nyata bahwa pertumbuhan tidak hanya bergantung pada campaign, tetapi juga pada kesiapan operasional di belakangnya. Multi-fulfillment menjadi kunci untuk memastikan distribusi tetap optimal di tengah lonjakan demand,” ujar Hadi Kuncoro, CEO Power Commerce Asia.
Dalam ekosistem omnichannel yang semakin kompetitif, warehouse memegang peran strategis sebagai pusat orkestrasi logistik mulai dari manajemen stok, pemrosesan pesanan, hingga last-mile delivery. Lokasi dan kesiapan warehouse menjadi faktor penentu dalam menjaga performa bisnis, khususnya setelah lonjakan permintaan saat festive season.
“Banyak brand fokus pada momentum campaign, tetapi seringkali melupakan fase setelahnya. Padahal, di fase inilah fondasi operasional harus diperkuat agar bisnis bisa sustain dan siap menghadapi peak berikutnya dengan lebih optimal,” tambah Hadi.
Setelah resmi mengoperasikan Warehouse & Fulfillment Center Semarang, Power Commerce Asia memiliki jaringan fulfillment di 9 kota strategis di Indonesia, yaitu: Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Palembang, Makassar, Bali, dan Semarang. Jaringan ini dirancang untuk memastikan distribusi yang lebih cepat, efisien, dan dekat dengan konsumen di berbagai wilayah Indonesia.
“Dengan pembukaan warehouse & fulfilment center di Semarang, kami semakin memperkuat coverage di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. Penambahan infrastruktur di Semarang merupakan langkah strategis untuk memastikan brand memiliki sistem distribusi yang lebih agile” ujar Ricky Febrian, Head of Operations Power Commerce Asia, Rabu (1/4).
Keunggulan utama fulfillment PCA tidak hanya terletak pada jaringan warehouse di 9 kota strategis, tetapi juga pada lokasi yang terintegrasi dengan last-mile delivery sehingga memungkinkan pengiriman instant di area tertentu. Selain itu, kapabilitas yang scalable membuat operasional siap menghadapi lonjakan volume besar.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
