
Sejumlah jamaah calon haji bersiap untuk terbang di Terminal 2, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (21/5). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Konflik geopolitik di Timur Tengah mulai berdampak pada kantong calon jamaah umrah dan haji. Ketegangan dunia saat ini memicu lonjakan harga avtur yang membuat tiket pesawat melambung tinggi.
Situasi ini menjadi kian berat dipicu melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang mendongkrak biaya hotel serta akomodasi di Tanah Suci. Menyikapi kenaikan harga umrah dan haji ini, para pelaku biro perjalanan harus memutar otak. Salah satunya adalah Marco Tour & Travel yang menyiapkan strategi khusus agar jamaah tidak telanjur terbebani, namun tetap mendapatkan pelayanan terbaik.
Direktur Operasional Marco Travel Syarif Thalib mengungkapkan, pihaknya terus melakukan penyesuaian strategi di tengah ketidakpastian global ini. Tujuannya, agar pelayanan kepada jamaah tetap berjalan optimal tanpa menurunkan standar kualitas.
Baca Juga:Yang Tersenyum saat Rupiah Ambruk
”Kita terus melakukan upaya agar kenaikan tidak terlalu memberatkan jamaah tanpa kita harus menurunkan kualitas pelayanan dan fasilitas kepada jamaah, kita juga memberikan pilihan variasi paket perjalanan dengan rentang waktu berbeda hingga fasilitas berbeda yang lebih fleksibel agar jamaah bisa menyesuaikan biayanya,” ujar Syarif Thalib.
Pengalaman selama 22 tahun membuat Syarif Thalib tetap optimistis. Menghadapi kenaikan harga umrah dan haji, pihaknya memilih fokus pada transparansi biaya serta edukasi kepada jamaah mengenai dinamika perjalanan internasional saat ini.
Di tengah tekanan biaya operasional, lanjut Syarif Thalib, pihaknya memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan ibadah haji yang nyaman sekaligus sesuai sunnah Rasulullah SAW secara maksimal.
Baca Juga:RI jadi Negara Pertama di ASEAN, Pembangunan Kapal Selam Scorpene Evolved Masuk Tahap Praproduksi
”Tetap menjalankan rangkaian ibadah sunnah haji, termasuk pelaksanaan tarwiyah, bermalam di Muzdalifah, hingga penempatan tenda jamaah yang strategis di Mina,” jelas Syarif Thalib.
Pada 8 Dzulhijjah, jamaah diajak melakukan tarwiyah dengan bergerak menuju Mina demi memperbanyak ibadah sebelum puncak haji di Arafah. Langkah ini diambil demi memberikan pengalaman ibadah yang lebih khusyuk dan sesuai tuntunan.
Tak hanya soal bimbingan ibadah, kenyamanan fisik jamaah juga menjadi prioritas utama. Saat melakukan mabit (bermalam) di Muzdalifah, jamaah tidak perlu khawatir dengan kondisi area terbuka.

Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Jadwal dan Link Live Streaming Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang Hari Ini, Kick-off 15.30 WIB di Gelora Bung Tomo
Resmi! Daftar Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang, Alex Martins Starter, Ramadhan Sananta Cadangan
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
Prediksi Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang: Alex Martins Jadi Mesin Gol Baru Green Force
Prediksi Skor Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: La Roja Siap Gagalkan Mimpi Indah Lionel Messi Cs
Jude Bellingham dan Harry Kane Cadangan! Ini Susunan Pemain Prancis vs Inggris di Perebutan Peringkat Ketiga Piala Dunia 2026
