Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 2 September 2026 | 18.34 WIB

SIG Catat Pendapatan Rp 17,65 Triliun pada Semester-I 2026

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) meningkatkan penggunaan bahan bakar alternatif RDF 27 persen menjadi 559.625 ton pada 2023. - Image

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) meningkatkan penggunaan bahan bakar alternatif RDF 27 persen menjadi 559.625 ton pada 2023.

JawaPos.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mencatatkan pendapatan sebesar Rp 17,65 triliun pada semester I 2026, seiring dengan meningkatnya volume penjualan dan penguatan strategi bisnis perusahaan di tengah dinamika industri bahan bangunan.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni menyampaikan, kinerja keuangan konsolidasi semester I 2026 yang telah ditelaah secara terbatas (limited review) menunjukkan perusahaan mampu menjaga momentum pertumbuhan dengan membukukan volume penjualan sebanyak 18,28 juta ton.

“Kinerja penjualan yang positif pada semester I tahun 2026 adalah buah transformasi strategi penjualan pasar mikro yang dijalankan melalui penguatan retail sales dengan mempertajam pola bisnis hingga menjangkau toko-toko bangunan,” kata Vita dalam keterangan resminya dikutip di Jakarta, Rabu (2/9).

Menurut dia, permintaan semen nasional yang mengalami peningkatan pada semester I tahun 2026 berhasil dimaksimalkan oleh SIG dengan mencatatkan volume penjualan total sebanyak 18,28 juta ton, atau naik 5,6 persen yoy dari periode sebelumnya sebanyak 17,31 juta ton.

Ia menjelaskan, pencapaian tersebut didorong oleh peningkatan penjualan domestik yang naik 9,7 persen secara tahunan (year on year/yoy), terutama dari segmen semen kantong yang tumbuh signifikan sebesar 11,2 persen yoy.

Sejalan dengan peningkatan volume penjualan serta konsistensi dalam menjaga disiplin harga, SIG berhasil membukukan pendapatan Rp 17,65 triliun atau meningkat 13,1 persen yoy dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp 15,61 triliun.

Dari sisi kinerja operasional, beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp 13,85 triliun. SIG menyebut efisiensi biaya terus dilakukan secara disiplin untuk menjaga kinerja perusahaan, meski terdapat peningkatan biaya bahan bakar dan energi seiring kenaikan volume penjualan.

Sementara itu, EBITDA SIG tercatat sebesar Rp 2,15 triliun atau naik 2,6 persen yoy. Adapun laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 228 miliar atau meningkat 471,0 persen yoy.

SIG juga terus memperkuat pengelolaan arus kas dan permodalan untuk menjaga likuiditas serta solvabilitas perusahaan. Upaya tersebut membuat perusahaan mampu mempertahankan arus kas operasi yang positif sekaligus menurunkan saldo utang.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore