
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) meningkatkan penggunaan bahan bakar alternatif RDF 27 persen menjadi 559.625 ton pada 2023.
JawaPos.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mencatatkan pendapatan sebesar Rp 17,65 triliun pada semester I 2026, seiring dengan meningkatnya volume penjualan dan penguatan strategi bisnis perusahaan di tengah dinamika industri bahan bangunan.
Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni menyampaikan, kinerja keuangan konsolidasi semester I 2026 yang telah ditelaah secara terbatas (limited review) menunjukkan perusahaan mampu menjaga momentum pertumbuhan dengan membukukan volume penjualan sebanyak 18,28 juta ton.
“Kinerja penjualan yang positif pada semester I tahun 2026 adalah buah transformasi strategi penjualan pasar mikro yang dijalankan melalui penguatan retail sales dengan mempertajam pola bisnis hingga menjangkau toko-toko bangunan,” kata Vita dalam keterangan resminya dikutip di Jakarta, Rabu (2/9).
Menurut dia, permintaan semen nasional yang mengalami peningkatan pada semester I tahun 2026 berhasil dimaksimalkan oleh SIG dengan mencatatkan volume penjualan total sebanyak 18,28 juta ton, atau naik 5,6 persen yoy dari periode sebelumnya sebanyak 17,31 juta ton.
Ia menjelaskan, pencapaian tersebut didorong oleh peningkatan penjualan domestik yang naik 9,7 persen secara tahunan (year on year/yoy), terutama dari segmen semen kantong yang tumbuh signifikan sebesar 11,2 persen yoy.
Sejalan dengan peningkatan volume penjualan serta konsistensi dalam menjaga disiplin harga, SIG berhasil membukukan pendapatan Rp 17,65 triliun atau meningkat 13,1 persen yoy dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp 15,61 triliun.
Dari sisi kinerja operasional, beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp 13,85 triliun. SIG menyebut efisiensi biaya terus dilakukan secara disiplin untuk menjaga kinerja perusahaan, meski terdapat peningkatan biaya bahan bakar dan energi seiring kenaikan volume penjualan.
Sementara itu, EBITDA SIG tercatat sebesar Rp 2,15 triliun atau naik 2,6 persen yoy. Adapun laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 228 miliar atau meningkat 471,0 persen yoy.
SIG juga terus memperkuat pengelolaan arus kas dan permodalan untuk menjaga likuiditas serta solvabilitas perusahaan. Upaya tersebut membuat perusahaan mampu mempertahankan arus kas operasi yang positif sekaligus menurunkan saldo utang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022