
Cover Buku
Kemampuan Andreas dalam meramu antara pengetahuan ilmiah tentang kesehatan mental dan pengalaman pribadinya menjadikan buku ini komprehensif dalam memberikan pemahaman tentang bagaimana mengelola hingga memulihkan duka. Yang pada saat bersamaan mendeskripsikan secara psikologis detail-detail kedukaan yang dialami seseorang yang sedang kehilangan. Pemahaman tersebut dapat diartikulasikan dalam praksis kehidupan sehari-hari, sebagai bekal dalam membangun relasi yang empatik dan jujur.
Jika kita mengakrabi buku-buku psikologi atau psikiatri, buku ini akan mengingatkan kita pada buku legendaris karya psikiater kelahiran Swiss Elisabeth Kubler-Ross berjudul On Death and Dying (1969). Jika buku Kubler-Ross cenderung teoretis, buku ini lebih aplikatif. (*)
Baca Juga: Perihal Keharaman Novel
----

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
