Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 11 Februari 2018 | 07.07 WIB

Delapan Poin Berturut-turut, Firman Antar Indonesia ke Final

Firman Abdul Kholik - Image

Firman Abdul Kholik

JawaPos.com - Pertarungan tim putra Indonesia melawan Korea Selatan di laga semifinal Kejuaraan Asia Beregu 2018, Sabtu (10/2) berakhir manis nan dramatis. Adalah Firman Abdul Kholik yang menjadi pahlawan tim dan berhasil meloloskan Merah Putih ke partai final setelah menang 3-2.


Dua poin Indonesia sebelumnya didulang oleh Jonatan Christie, dan pasangan ganda Mohammad Ahsan/Angga Pratama. Ihsan Maulana Mustofa dan Hendra Setiawan/Rian Agung Saputro gagal menyumbang poin di dua partai berikutnya.


Firman sukses memecundangi Lee Dong Keun dengan skor 22-20, 11-21, dan 22-20 lewat partai yang membuat jantung berdegup.


Tim Indonesia sebetulnya sudah pasrah saat Firman tertinggal 14-20 di game pamungkas. Namun, Dewi Fortuna masih menyertai tim putra Indonesia.


Tanpa disangka-sangka, Firman sukses membalikkan keadaan dengan mencetak delapan angka beruntun. Sebuah kejadian yang sangat jarang terjadi di dunia bulu tangkis.


Kemenangan Firman sempat diwarnai protes dari tim Korea karena game point yang diraih Firman lahir dari pukulan Dong Keun yang dinyatakan fault oleh wasit. Tim Korea sempat mengajukan protes hingga ke referee, namun keputusan tersebut tidak berubah. Indonesia dinyatakan sebagai pemenang laga.


Dong Keun bahkan sampai diganjar kartu merah oleh wasit karena membiarkan Firman menunggu di depan net untuk bersalaman dengannya. Lama kemudian, Dong Keun akhirnya bersedia bersalaman dengan Firman.


“Alhamdulillah pastinya senang sekali bisa menyumbang angka untuk tim. Tadi juga nggak terlalu tegang, lebih enjoy karena yakin sama diri saya sendiri. Waktu ketinggalan 14-20 juga nggak berpikir harus bisa kejar. Cuma mau dapat poin demi poin saja,” kata Firman.


Kemenangan spektakuler Firman juga dipuji oleh Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Susy Susanti.


"“Para pemain tampil luar biasa, terutama Firman yang bisa membalikkan keadaan dan mampu keluar dari saat-saat kritis. Firman bisa main lepas, nekad dan berusaha terus. Terbukti meskipun dalam keadaan terpojok, kesempatan sekecil apapun jika bisa dimanfaatkan dengan baik, maka apa saja bisa terjadi,” kata Susy. 


Tim putra Indonesia akan bertemu dengan Tiongkok di partai final. Tiongkok melaju ke laga puncak setelah mengalahkan Malaysia dengan skor 3-1.


“Untuk final besok, main dulu saja. Dengan tim yang ada saat ini, kami mau memberikan yang terbaik untuk Indonesia,” katanya. 

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore