
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Susy Susanti
JawaPos.com - Pensiunnya pelatih kepala ganda putra Jepang asal Indonesia, Reony Mainaky menimbulkan spekulasi baru. Kakak Rexy Mainaky itu disebut-sebut akan bergabung ke pelatnas PBSI untuk menukangi sektor tunggal putri yang memang akan ditangani oleh seorang pelatih kepala anyar tahun ini. PBSI masih belum mau buka mulut soal hal tersebut.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti pada Senin (25/2) menuturkan bahwa sejauh ini pihaknya sudah mengumpulkan sejumlah nama yang akan menjadi pelatih kepala sektor tunggal putri.
"Soal Reony masih belum tahu (gabung PBSI atau tidak, Red). Itu nanti ya. Kita kan sedang menuju All England dulu. Tapi nama-nama (calon pelatih kepala tunggal putri, Red) sudah ada. Tinggal finalisasi setelah All England," ujar Susy, Senin (25/2).
Menurut Susy, saat ini PBSI masih menakar dan menyaring lebih lanjut calon pelatih tersebut. "Kita sedang menilai, melihat dari presasi, karakter, kebutuhan," katanya.
Ketika dipertegas soal keberadaan nama Reony di dalamnya, Susy tidak mau berkomentar lebih lanjut. Namun, ia juga tidak membantah. "Pokoknya ada beberapa (nama, Red) lah. Setelah All England baru diumumkan," tutupnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
