
Waspada berbagai modus penipuan online jelang THR Cair. (Deccan Chronicle)
JawaPos.com – Total kerugian penipuan online di masyarakat sudah menembus Rp 9,1 triliun. Kondisi itu menunjukkan kalau aksi manipulasi di dunia maya masuk dalam tahap kategori darurat.
Anggota Komisi I DPR Oleh Soleh ikut menyoroti hal itu. Oleh mendapat informasi mengenai jumlah laporan dan nilai kerugian masyarakat Indonesia akibat penipuan online itu di sistem Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Berdasar Data OJK sejak 22 November 2024 hingga akhir 2025, terdapat lebih dari 411 ribu laporan penipuan dengan nilai kerugian mencapai Rp 9,1 triliun. OJK juga mencatat ratusan ribu rekening telah diblokir terkait laporan penipuan.
”Besarnya kerugian dan banyaknya masyarakat yang menjadi korban menunjukkan bahwa kita sudah menghadapi kondisi darurat scam. Ini bukan lagi persoalan kasus per kasus, tetapi sudah menjadi ancaman serius bagi masyarakat di ruang digital,” ungkap Oleh pada pada Rabu (30/9).
Diakui Oleh, teknologi membuat modus penipuan online semakin beragam dan cepat. Penipuan dapat dilakukan melalui pesan singkat, media sosial, platform digital, rekening bank, dompet elektronik, hingga berbagai bentuk transaksi digital lainnya.
Karena itu, Oleh mendesak pemerintah, khususnya Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk bergerak lebih cepat dalam mencegah dan menindak berbagai bentuk penipuan online.
”Komdigi bersama Polri dan Satgas PASTI OJK harus bekerja lebih keras. Jangan sampai penipu bergerak lebih cepat daripada pemerintah dalam melindungi masyarakat,” tegasnya.
Menurut Oleh, penanganan scam tidak dapat dilakukan oleh satu lembaga. Perlu koordinasi yang kuat antara Komdigi, Polri, OJK dengan mengandalkan Satuan Tugas (Satgas) PASTI dan IASC. Selain itu, perbankan, penyelenggara sistem pembayaran, operator telekomunikasi, dan platform digital juga perlu terlibat.
”Yang paling penting adalah membangun sistem yang mampu mendeteksi dan menghentikan penipuan sedini mungkin. Ketika laporan masuk, jangan sampai prosesnya berlarut-larut karena dalam hitungan menit atau jam uang korban bisa berpindah ke banyak rekening,” bebernya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022