
ILUSTRASI: BUDIONO/JAWA POS
JawaPos.com - Dunia masih diselimuti oleh pandemi Covid-19 yang belum juga usai. Bahkan varian jenis Covid-19 baru ikut membuat keadaan menjadi serta tidak pasti, termasuk perekonomian. Banyak masyarakat yang mencari instrumen investasi untuk aset mereka agar tidak terpengaruh dan tidak tergerus oleh keadaan.
Melonjaknya imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (US Treasury atau UST) yang disebabkan kekhawatiran meningkatnya inflasi dan suku bunga akibat pemulihan ekonomi, membuat imbal hasil obligasi dunia juga meningkat. Tidak terkecuali imbal hasil obligasi Indonesia.
Head of Investment Specialist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) Freddy Tedja memberikan pendapat terkait prospek terhadap reksadana pendapatan tetap.
Menurutnya, dengan perbaikan fundamental Indonesia dan potensi ekonomi Indonesia sedang menuju ke dalam tahap jalur pemulihan, kondisi saat ini dapat menjadi momen bagi investor untuk mendiversifikasikan dana ke reksadana pendapatan tetap.
Ia menyebut, reksadana pendapatan tetap merupakan instrumen investasi yang diterbitkan oleh perusahaan manajer investasi, yang di dalamnya terdiri dari efek-efek obligasi. Sebuah produk reksa dana pendapatan tetap berisi banyak obligasi sekaligus, dengan berbagai jenis, baik yang diterbitkan oleh pemerintah maupun swasta.
Manajer investasi sendiri memiliki sejumlah variasi produk reksa dana pendapatan tetap. Ada produk yang mengkhususkan sebagian besar portofolionya ke obligasi korporasi, ada juga yang fokus pada obligasi pemerintah.
“Dengan isi yang berbeda-beda, tentu saja masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan, baik dari sisi risiko maupun potensi imbal hasil. Sebagai investor, anda sendiri yang bisa memilih mana yang paling sesuai untuk Anda,” ungkapnya.
Menurutnya, reksadana pendapatan tetap menjadi solusi tepat bagi investor dengan dana terbatas yang mungkin sulit untuk berinvestasi pada obligasi secara langsung yang memiliki persyaratan jumlah investasi lebih besar, periode penawaran atau pembelian sangat terbatas di tanggal-tanggal tertentu, dan itu pun hanya 1 obligasi saja.
Salah satu keuntungan investasi yang bisa investor nikmati dengan berinvestasi di reksadana pendapatan tetap adalah bunga obligasi dibebaskan dari pajak. Artinya, keuntungan dari obligasi tidak akan dipotong oleh pajak.
“Berbeda jika anda membeli SBN ataupun ORI, akan ada pengenaan pajak sebesar 15 persen dari kupon yang diterima investor,” ucapnya.
Baca juga: Suku Bunga BI Rendah, Investasi Ini Cocok Saat Pandemi
Ia mengaku, memang investasi berlaku prinsip high risk high return, dimana imbal hasil sejalan dengan risiko. Investasi reksadana pendapatan tetap memiliki tingkat risiko menengah dan dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satu yang terpenting adalah tren suku bunga baik global maupun domestik.
“Di tengah tren suku bunga dunia yang tetap rendah, obligasi dapat menjadi pilihan untuk mengoptimalkan dana kita, namun dengan eksposur risiko yang lebih rendah dibandingkan investasi saham,” imbuhnya.
Memang diperkirakan tahun 2021 ini imbal hasil investasi obligasi tidak akan sespektakuler tahun 2020. Namun potensi hasil dan peluang di pasar obligasi masih menarik bagi investor yang ingin meminimalkan risiko dan volatilitas.
“Harus diingat, penting selalu untuk melakukan diversifikasi atas porfotolio investasi Anda sesuai profil risiko, tujuan investasi, dan jangka waktu. Selamat berinvestasi di reksadana pendapatan tetap,” tandasnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=9aGbHjGHmrM

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
