Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 20 Juli 2024 | 21.42 WIB

Dalam 3 Tahun, 70 Persen Program kerja Kadin Indonesia Terselesaikan

Ketua Kadin Indonesia Arsjad Rasjid (dua dari kiri) bersama sejumlah pengurus. (Istimewa) - Image

Ketua Kadin Indonesia Arsjad Rasjid (dua dari kiri) bersama sejumlah pengurus. (Istimewa)

JawaPos.com–Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid menyatakan, selama tiga tahun, 70 persen program kerja utama yang dirumuskan dalam Munas VIII 2021 terselesaikan. Hal tersebut merupakan pencapaian yang membanggakan.

Arsjad mengungkapkan, tingkat implementasi hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) juga terus meningkat setiap tahun. Hasil evaluasi tahun pertama menunjukkan program yang dirancang pada Rapimnas 2021 terpenuhi lebih dari 50 persen. Pada Rapimnas 2022, angkanya meningkat menjadi lebih dari 65 persen.

”Hingga setengah tahun Rapimnas 2023, implementasinya sudah mencapai lebih dari 70 persen,” ungkap Arsjad Rasjid.

Wakil Ketua Umum Koordinator Organisasi Hukum dan Komunikasi Kadin Indonesia Yukki Nugrahawan Hanafi memaparkan, organisasi memperkenalkan konsep baru mengenai Kadin yang inklusif dan kolaboratif. Pada 2021, semasa pandemi Covid-19, Kadin Indonesia mengusung visi dan misi Pulihkan Kesehatan, Bangkitkan Ekonomi serta turut mendukung penguatan ekonomi melalui berbagai inisiatif.

”Termasuk membantu pelaksanaan Vaksin Gotong Royong yang mencapai lebih dari 4,2 juta dosis dan mendirikan Rumah Oksigen, fasilitas kesehatan semipermanen pertama di Indonesia,” ucap Yukki Nugrahawan Hanafi.

Tak hanya itu, lanjut Yukki, Kadin Indonesia juga tetap ambil bagian dan menjadi penggerak di berbagai kebijakan baik tingkat nasional. Salah satunya, berpartisipasi pada KTT Perubahan Iklim Glasgow di COP26 untuk mendorong kebijakan iklim secara global.

Kadin juga memperkuat internal organisasi dengan menyempurnakan AD/ART yang secara resmi memperkokoh posisi Kadin sebagai satu-satunya payung dunia usaha di Indonesia. Perubahan AD/ART tersebut disahkan Presiden Joko Widodo dalam bentuk Keppres 18/2022.

”Sejumlah langkah konkret yang dijalankan antara lain Gerakan Kemitraan UMKM Naik Kelas dan peluncuran Wiki Wirausaha untuk meningkatkan jumlah wirausaha dan pelaku UMKM.  Lebih dari 600 UMKM telah mendapatkan pelatihan untuk meningkatkan kapasitasnya dan lebih dari 200 UMKM telah menyelesaikan pelatihan ekspor bersertifikat,” papar Yukki Nugrahawan Hanafi.

Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Kemaritiman Investasi dan Luar Negeri Kadin Indonesia Shinta W. Kamdani menambahkan, 2022 juga menjadi tonggak penting bagi Kadin Indonesia di kancah internasional. Kadin Indonesia berpartisipasi di World Economic Forum 2022 di Davos (Swiss) dan terlibat dalam B20 yang mendatangkan 69 delegasi negara dan lebih dari 3.000 pemimpin bisnis.

”Pada 2023, Kadin Indonesia meluncurkan buku Peta Jalan Indonesia Emas 2045 dan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo di Ibu Kota Negara Nusantara (IKN). Ini merupakan komitmen nyata Kadin Indonesia untuk terus mendukung visi Indonesia Emas 2045, yang bercita-cita membawa Indonesia menjadi negara maju dan sejahtera,” tutur Shinta W. Kamdani.

Selama enam bulan pertama tahun ini, Kadin Indonesia juga banyak menjalankan inisiatif advokasi untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional. Antara lain beraudiensi dengan Menteri Perdagangan terkait rencana kebijakan bea masuk produk impor dan penanganan impor ilegal, serta bertemu dengan Gubernur Bank Indonesia untuk membahas pelemahan nilai tukar rupiah.

Wakil Ketua Umum Koordinator Peningkatan Kualitas Manusia, Ristek dan Teknologi Carmelita Hartoto menyampaikan, Kadin juga sedang menyiapkan whitepaper yang berisi usul dan masukan dari pelaku usaha, investor, maupun akademisi, sehubungan dengan isu-isu strategis yang menjadi tantangan bagi perekonomian Indonesia.

”Kadin berharap whitepaper ini dapat memperkuat program pembangunan dan pemerintah mendatang 2024-2029. Kadin Indonesia akan terus memperkuat posisi sebagai organisasi bisnis yang inklusif dan kolaboratif. Kami juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus bekerja sama dan bersinergi dalam semangat gotong royong dan kebersamaan guna mencapai visi Indonesia Emas 2045 yang Tangguh, Sejahtera, Inklusif dan Berkelanjutan,” kata Carmelita Hartoto.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore