
Keluarga Penerima Bantuan Pangan (PBP) antri untuk menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) beras 20 kg di Kantor Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Depok, Jawa Barat. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Kabar baik datang bagi jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia. Pemerintah mulai menyalurkan bansos Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap IV melalui dua bank besar Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Bank Negara Indonesia (BNI).
Dilansir dari akun resmi Instagram @kemensosri, pemerintah menjadwalkan pencairan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dilakukan setiap tiga bulan sekali. Artinya, penerima manfaat akan menerima dana bantuan sebanyak empat kali dalam setahun.
Saat ini, proses penyaluran sudah memasuki Tahap IV, yang mencakup periode Oktober, November, dan Desember 2025.
Pencairan dana dapat dilakukan pada awal, pertengahan, maupun akhir bulan, tergantung pada jadwal masing-masing wilayah dan bank penyalur.
Untuk memastikan apakah bantuan sudah masuk ke rekening atau belum, penerima dapat mengeceknya secara online melalui ponsel atau laptop di laman resmi cekbansos.kemensos.go.id.
Dikutip dari kanal YouTube Cek Bansos, penyaluran dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan hingga akhir Desember 2025. Karenanya, penerima diimbau rutin mengecek saldo di rekening masing-masing.
Proses pencairan BPNT Tahap IV mulai terlihat di sejumlah daerah. Nilai bantuan sebesar Rp600.000 (alokasi tiga bulan) sudah mulai masuk ke rekening KPM sejak semalam.
- Bank Syariah Indonesia (BSI): Di wilayah Aceh, banyak KPM melaporkan saldo BPNT Rp600.000 telah masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) sejak dini hari. BSI dikenal kerap menjadi bank pertama yang menyalurkan bansos.
- Bank Negara Indonesia (BNI): Sejumlah penerima melaporkan melalui BNI Mobile Banking, dana bantuan sudah masuk dengan kode transaksi khusus BPNT.
Pemerintah mengimbau agar penerima manfaat segera memeriksa saldo secara berkala, karena penyaluran berlangsung secara bergelombang dan terus berlanjut hingga semua KPM menerima haknya.
Tak hanya BPNT, program PKH Tahap IV juga tengah disalurkan ke berbagai wilayah. Bantuan ini mencakup pemegang KKS lama maupun baru, termasuk mereka yang baru beralih dari penyaluran melalui PT Pos Indonesia.
Dengan sistem baru ini, penyaluran diharapkan lebih cepat dan tepat sasaran, terutama bagi keluarga dengan anak sekolah, lansia, dan penyandang disabilitas.
Bagi penerima yang belum menerima bansos PKH, BPNT, atau BLT Kesra, jangan panik. Proses distribusi masih berlangsung hingga akhir tahun. Namun, ada beberapa langkah penting yang harus segera dilakukan agar data Anda tetap aktif di sistem.
1. Datangi Kantor Desa atau Kelurahan
Bawa Kartu Keluarga (KK) dan KTP Anda untuk diverifikasi langsung oleh petugas.
2. Temui Operator SIKS-NG
Operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial (SIKS-NG) di desa/kelurahan adalah pihak resmi yang dapat memeriksa status data bansos Anda.
3. Cek Status Bansos Anda
Mintalah operator untuk memeriksa status pencairan di sistem. Jika tertulis “Proses Cek Rekening” atau “Berhasil Cek Rekening”, artinya data Anda aman, hanya terjadi keterlambatan teknis. Dana tetap akan cair, meski butuh waktu lebih lama.
Namun jika statusnya "Exclude" atau tidak muncul dalam data bayar, segera ajukan pembaruan data bansos sesuai prosedur. Pastikan status Anda aktif agar tidak kehilangan hak pencairan.
Pemerintah memastikan bahwa penyaluran BPNT dan PKH Tahap IV akan diselesaikan sebelum 31 Desember 2025. Karena dilakukan secara bertahap, setiap KPM diminta untuk tetap bersabar dan terus memantau saldo rekening masing-masing.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
