Menteri PPN/Bappenas Rachmat Pambudy turut menjadi pembicara pada Indonesia Palm Oil Conference (IPOC) 2025. (Nanda Prayoga/JawaPos.com)
JawaPos.com - Menteri perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Rachmat Pambudy turut menjadi pembicara pada Indonesia Palm Oil Conference (IPOC) 2025. Dirinya menyoroti bahwa pemanasan global beriringan dengan meningkatnya jumlah populasi manusia.
Bahkan, pada saat yang sama, kebutuhan pangan dan energi turut meningkat. Meskipun di satu sisi, lahan yang dimiliki masih sama besarnya.
Alhasil, demi memenuhi kebutuhan ini, yang dibutuhkan tak hanya peningkatan produksi, melainkan pengelolaan pasokan yang lebih cerdas, pengelolaan permintaan yang wajar, dan distribusi produk yang bijaksana.
Listrik juga turut miliki andil besar pada hal ini. Listrik menyediakan makanan sehat hingga menjadi mata pencaharian bagi jutaan orang di seluruh dunia. Hanya saja, seiring dengan meningkatnya permintaan, manusia harus mengelolanya dengan bijaksana dan bertanggung jawab.
“Dan kita harus memastikan bahwa rantai pasok nilai minyak pertanian, dari petani hingga konsumen di seluruh dunia, beroperasi dengan transparansi, keadilan, dan dialog terbuka, sebagaimana yang telah kita lakukan, dan telah kita lakukan, dan kita ingin melakukannya selama beberapa hari,” kata Pambudy pada IPOC 2025 di Hotel Westin, Bali, Kamis (13/11).
Menurutnya, Indonesia harus bertekad untuk mengelola proses ini dengan cermat, bijaksana, dan inklusif. Menyadari pula apa yang dibuat pada hari ini akan membentuk kesejahteraan generasi mendatang. Hal ini juga berlaku pada minyak sawit.
“Bagi Indonesia, minyak sawit lebih dari sekadar komoditas, sebagaimana telah disampaikan oleh beberapa pembicara. Minyak sawit adalah jembatan. Melalui minyak sawit, kita terhubung dengan berbagai bangsa, komunitas, dan industri di seluruh dunia, bukan dengan persaingan, melainkan dengan kerja sama dan nilai-nilai bersama,” ungkap dia.
Dia menyarankan, sebagai anggota masyarakat global yang bertanggung jawab, Indonesia tetap berkomitmen untuk mengelola sumber daya alamnya sesuai dengan prinsip-prinsip tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Tujuan-tujuan ini adalah kompas moral bagi pembangunan modern dan masa depan, yang menghubungkan kesejahteraan, manusia, dan planet menjadi satu visi yang tak terpisahkan.
“Kami akan terus menyeimbangkan pertumbuhan dengan pengelolaan, memastikan bahwa kemajuan kami tidak mengorbankan alam dan tidak mengorbankan generasi mendatang,” tegas dia.
Pada kesempatan yang sama, dirinya juga meminta para komunitas agribisnis minyak sawit untuk bersikap lebih adil pada petani kecil, pekerja perkebunan, dan keluarga. “Keadilan dalam perdagangan minyak sawit global harus berarti keadilan bagi mereka juga,” tegas dia.
Sebagai informasi, GAPKI mencatat produksi minyak sawit mencapai 43 juta ton pada September 2025 atau 11 persen lebih tinggi dibandingkan tahun lalu.
Pada sisi ekspor, termasuk CPO dan turunannya, oleokimia, serta biodiesel juga mencapai lebih dari 25 juta ton, dengan angka 13,4 lebih tinggi dari tahun lalu.
Angka ini menyuplai dengan devisa yang menakjubkan sebesar yakni USD 27,3 miliar yang berarti 40 persen lebih tinggi dari tahun lalu. Sementara di dalam negeri, konsumsi domestik tetap di angka 18,5 juta ton dibandingkan 17,6 juta ton pada tahun lalu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Persela Lamongan vs Deltras: Duel Sengit Dua Tim Teratas Grup B Championship
Prediksi Skor PSS Sleman vs PSM Makassar: Super Elang Jawa Berambisi Raih Kemenangan Pertama
Prediksi Skor Arema FC vs Bhayangkara FC: Berpeluang Imbang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Feyenoord vs AZ Alkmaar: Sama-Sama Produktif, Laga Berpotensi Imbang
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Surabaya Panas! Keringat Penjahit, Kipas Angin Laris, dan Tagihan Listrik Bengkak
Prediksi Skor Barcelona vs Getafe di Liga Spanyol: Blaugrana Pesta Gol di Camp Nou
Prediksi Susunan Pemain Como vs AS Roma: Fabregas Siapkan Taktik Subbuteo
Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Los Che Terdesak, Hasil Imbang Jadi Skenario Realistis
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Emil Audero Incar Poin di Kandang

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022