
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat pergerakan yang cenderung landai di lintasan Merak-Bakauheni pada H-7 Lebaran yang jatuh pada Senin (24/3). (Istimewa)
JawaPos.com – Arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 mulai terasa di lintasan Sumatera–Jawa. Pada H+9 atau Sabtu (3/1), total penumpang yang menyeberang dari arah Lampung menuju Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni dan pelabuhan pendukung tercatat menembus 40.131 orang.
General Manager ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, menyampaikan bahwa intensitas arus balik pada hari tersebut menunjukkan peningkatan, namun tetap dalam kondisi terkendali. Selama 24 jam operasional Posko Bakauheni, sebanyak 106 trip kapal dikerahkan untuk melayani kebutuhan penyeberangan.
"Arus balik mulai menguat, tetapi secara umum masih berjalan lancar dan terkendali. Kami memastikan seluruh layanan berjalan optimal," ujar Partogi dalam keterangannya, Minggu (4/1).
Secara keseluruhan, arus pergerakan masyarakat yang meninggalkan Sumatera untuk kembali ke Pulau Jawa selama periode Nataru 2025/2026 terpantau relatif stabil.
Sejak H-10 pada 15 Desember 2025 hingga H+9 pada 3 Januari 2026, PT ASDP Indonesia Ferry mencatat sebanyak 647.898 penumpang dan 161.695 unit kendaraan telah menyeberang dari Sumatera ke Jawa.
"Angka tersebut mencerminkan pola arus balik akhir tahun yang lebih moderat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Distribusi perjalanan masyarakat berlangsung relatif merata tanpa lonjakan signifikan di satu waktu tertentu," ujarnya.
Meski demikian, secara kumulatif terjadi kenaikan tipis dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Jumlah penumpang naik sekitar 1 persen, dari 641.521 orang menjadi 647.898 orang. Sementara total kendaraan meningkat 4,2 persen, dari 155.148 unit menjadi 161.695 unit.
Menurut Partogi, faktor eksternal lain seperti terjadinya bencana di beberapa wilayah Sumatera turut memengaruhi pola perjalanan masyarakat. Kondisi tersebut membuat masyarakat lebih selektif dalam menentukan waktu perjalanan.
Kendati begitu, menghadapi kedekatan periode Nataru dengan Ramadhan dan Lebaran, ASDP telah melakukan berbagai langkah penguatan layanan. Partogi menegaskan kesiapan operasional terus dijaga, baik pada hari biasa maupun periode puncak.
"Penguatan dilakukan melalui ramp check armada, memastikan kesiapan fasilitas pelabuhan, penambahan trip, serta optimalisasi pelabuhan alternatif," jelas Partogi.
Pada H+9, kenaikan arus balik juga tercermin dari data kendaraan. Total kendaraan yang menyeberang mencapai 9.851 unit, naik 12,4 persen dibandingkan tahun lalu. Rinciannya, kendaraan roda dua mencapai 2.188 unit atau naik 41,1 persen, roda empat sebanyak 4.316 unit atau naik 8,3 persen, truk 2.896 unit atau naik 1,1 persen, serta bus 451 unit atau meningkat 25,6 persen.
"ASDP bersama seluruh pemangku kepentingan memastikan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa tetap menjadi prioritas. Periode Nataru ini sekaligus menjadi bahan evaluasi penting dalam meningkatkan kualitas layanan penyeberangan pada Angkutan Lebaran 2026 mendatang," tukasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Kuching City vs Tampines di ASEAN Club Championship: The Cats Unggul Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Didik J Rachbini: Putusan MK Ungkap Kebohongan Gibran dan Jokowi
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Meksiko vs Cile: El Tri Bakal Bangkit, La Roja Akhiri Tren Buruk
Gibran Terbukti Tak Punya Ijazah SMA, tapi MK Tidak Berwenang Diskualifikasi dari Wapres

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022