
President Director AllianzGI Indonesia Aliyahdin Saugi bersama Consumer Banking Director Bank DBS Indonesia Melfrida Gultom. (Istimewa)
JawaPos.com-Di tengah dinamika pasar global dan domestik yang masih bergejolak, kebutuhan investor akan solusi investasi yang mampu menjaga keseimbangan risiko dan peluang kian meningkat.
Investasi global berbasis dolar Amerika Serikat (USD) dinilai relevan untuk membantu mengelola volatilitas sekaligus menjaga stabilitas portofolio jangka panjang.
Melihat peluang tersebut, PT Allianz Global Investors Asset Management Indonesia (AllianzGI Indonesia) menggandeng PT Bank DBS Indonesia sebagai mitra distribusi dua produk reksa dana berbasis USD. “Kemitraan ini mencerminkan keselarasan visi kami dalam menghadirkan solusi investasi bernilai tambah,” ujar President Director AllianzGI Indonesia Aliyahdin (Adi) Saugi.
Dua produk yang didistribusikan melalui Bank DBS Indonesia yakni Reksa Dana Allianz High Dividend Global Sharia Equity Dollar Fund dan Reksa Dana Allianz USD Fixed Income Fund. “Kami berharap kolaborasi ini dapat mendukung kebutuhan diversifikasi investor Indonesia,” lanjut Adi.
Pertumbuhan industri reksa dana syariah di Indonesia turut memperkuat relevansi kerja sama ini. Data Infovesta mencatat dana kelolaan reksa dana syariah tumbuh sekitar 74,6 persen sepanjang 2025, sementara reksa dana syariah offshore meningkat sekitar 21 persen secara tahunan, menunjukkan minat yang tetap kuat terhadap eksposur global.
Reksa Dana Allianz High Dividend Global Sharia Equity Dollar Fund menawarkan eksposur saham global berbasis dividen dengan penerapan prinsip syariah, sedangkan Allianz USD Fixed Income Fund berfokus pada obligasi berdenominasi USD. “Kedua produk ini dirancang untuk kebutuhan investasi jangka panjang,” kata Adi.
Di sisi lain, pihak Bank DBS Indonesia menyatakan kolaborasi itu dulakukan untuk membantu nasabah menavigasi ketidakpastian pasar. “Kami menghadirkan solusi investasi yang terintegrasi agar nasabah dapat mengelola portofolio secara lebih terukur,” ujar Consumer Banking Director PT Bank DBS Indonesia, Melfrida Gultom. (*)

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
