Kemendag catat transaksi program belanja nasional 2025 tembus Rp 393,78 triliun. Lihat dampak terhadap UMKM dan pasar dalam negeri. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)
JawaPos.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyampaikan nilai transaksi dai sejumlah program belanja nasional di sepanjang tahun 2025 mencapai Rp 393,78 triliun. Angka tersebut terdiri dari sembilan program yang telah digelar bekerja sama dengan pihak ketiga dan pelaku usaha.
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyampaikan program-program belanja ini dibuat sebagai upatya untuk menumbuhkan daya beli masyarakat. Serta upaya untuk menumbuhkan pasar di dalam negeri yang cukup besar ini.
"Sehingga pasar yang besar ini dapat diisi juga oleh industri kita dalam negeri dan juga oleh para UMKM kita. Kita melihat yang pertama berbagai momentum mulai dari Friday Mubarak yang juga transaksinya cukup tinggi sebesar Rp72,3 triliun, kemudian juga disusul Holiday Sale dengan transaksi Rp69,2 triliun dan Epic Sale senilai atau mencapai target Rp54,88 triliun," ujar Budi Santoso dalam Konferensi Pers Capaian Kinerja 2025 di Jakarta, Jumat (6/2).
Selain itu, ada juga program Bina Diskon Lebaran yang transaksinya telah mencapai Rp 32,7 triliun. Lalu, program Merdeka Madness dengan transaksi sebesar Rp 44 triliun, Indonesia Shopping Festival senilai Rp 23,3 triliun, BINA-HBD Indonesia senilai Rp 30 triliun.
Selanjutnya, Harbolnas dengan transaksi mencapai Rp 36,4 triliun, serta BINA Indonesia Great Sale sebesar Rp 31 triliun. Ia menilai, melalui momentum-momentum tersebut membuktikan bahwa pasar di dalam negeri ini cukup sehat dan terjaga.
"Nanti, dalam rangka lebaran kita juga akan mengadakan Bina Lebaran, kami sudah berkomunikasi dengan Hippindo, mudah-mudahan dalam waktu dekat kita segera memulai program tersebut," jelasnya.
Di sisi lain, Budi Santoso juga mengungkapkan bahwa program-program belanja tersebut akan sangat berkaitan dengan bagaimana pemerintah memfasilitasi UMKM. Pertama, kata dia, berkaitan dengan penguatan daya saingnya, kemudian perluasan akses pasarnya dan juga peningkatan penggunaan produk lokal.
"Jadi sebenarnya ketika program belanja nasional ini berjalan maka di situ UMKM dapat bergerak sesuai dengan sektor-sektor dan sesuai dengan penguatan yang sudah kita canangkan," tukasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Levante vs Real Betis di Liga Spanyol 2026/2027: Tim Tamu Bisa Curi 3 Poin!
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Newcastle di Liga Inggris 2026/2027: Sengit, Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Coventry City vs Hull City di Liga Inggris 2026/2027: Bisa Berakhir Imbang!
Prediksi Susunan Pemain Sevilla vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Go Ahead Eagles di Liga Belanda 2026/2027: Kans Tuan Rumah Pesta Gol!
Prediksi Skor Monaco vs Marseille di Liga Prancis: Les Phoceens Tak Ingin Malu di Stade Louis II
Prediksi Skor Bournemouth vs Everton di Liga Inggris 2026/2027: Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Real Sociedad vs Espanyol: Los Periquitos Bisa Curi Poin di Anoeta?
Prediksi Skor Leeds United vs Brentford: The Bees Siap Sengat Tuan Rumah di Elland Road!
