Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 Agustus 2026 | 19.44 WIB

Mendag Bidik Peningkatan 10% Transaksi Harbolnas 2026

Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso, dalam konferensi pers Kick Off Harbolnas 2026, Jakarta, Kamis (27/8). (Djati Waluyo/JawaPos.com) - Image

Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso, dalam konferensi pers Kick Off Harbolnas 2026, Jakarta, Kamis (27/8). (Djati Waluyo/JawaPos.com)

JawaPos.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mendorong Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) menjadi salah satu strategi untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV.

Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso, mengatakan Harbolnas merupakan program kolaborasi antara pemerintah dan Indonesian E-Commerce Association (IDEA).

Pemerintah memanfaatkan program tersebut untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menjadi stimulus peningkatan daya beli masyarakat menjelang akhir tahun.

Harbolnas merupakan program kolaborasi antara pemerintah dan IDEA sebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal 4 dan stimulus peningkatan daya beli masyarakat menjelang akhir tahun,” ujar Budi dalam konferensi pers Kick Off Harbolnas 2026, Jakarta, Kamis (27/8).

Budi mengatakan, Harbolnas diharapkan tidak hanya menjadi agenda belanja daring. Budi mendorong pengembangan Harbolnas menjadi kegiatan sekaligus kampanye nasional yang melibatkan lebih banyak pihak.

“Ke depan Hariburnas diharapkan dapat dikembangkan menjadi kegiatan dan kampanye nasional yang melibatkan seluruh kementerian lembaga, pemerintah daerah, pelaku usaha, asosiasi, komunitas, platform digital, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya,” ujarnya.

Budi melanjutkan, total penjualan selama Harbolnas 2025 mencapai Rp 36,4 triliun. Nilai tersebut meningkat 17 persen dibandingkan Harbolnas 2024 yang mencatatkan transaksi sebesar Rp 31,2 triliun.

Dari total nilai transaksi tersebut, produk lokal menyumbang Rp 16,6 triliun atau sekitar 45 persen dari total transaksi Harbolnas 2025.

“Tiga kategori produk lokal yang paling banyak diminati konsumen adalah fashion dan bagian olahraga, produk perawatan, serta produk makanan dan minuman,” ucapnya.

Adapun, Harbolnas 2026 akan diselenggarakan selama tujuh hari, mulai 10 hingga 16 Desember 2026. Budi berharap, pelaksanaan Harbolnas 2026 akan meningkat sekitar 5-10 persen dibandingkan capaian 2025.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore