
Salah satu jalan tol yang dikelola oleh PT Jasa Marga. (Dok. Jasa Marga)
JawaPos.com – Aktivitas lalu lintas di jaringan jalan tol PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) terus menunjukkan tren positif. Sepanjang 2025, total volume transaksi di jalan tol yang dikelola perseroan tercatat mencapai 1,3 miliar kendaraan atau tumbuh 0,35 persen secara year-on-year (yoy).
Capaian tersebut mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat serta tetap kuatnya peran Jasa Marga sebagai tulang punggung konektivitas nasional. Bahkan, lalu lintas harian rata-rata (LHR) selama 2025 tercatat sebesar 3,58 juta kendaraan.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyampaikan bahwa pertumbuhan volume transaksi tersebut sejalan dengan fundamental bisnis perseroan yang tetap stabil dan resilien. “Yang bertumbuh secara konsisten adalah pendapatan tol, pendapatan usaha lain, serta EBITDA. Hal ini menunjukkan fundamental bisnis Perseroan tetap stabil dan resilien,” kata Rivan dalam keterangannya, Rabu (4/3).
Secara korporasi, Rivan membeberkan bahwa Jasa Marga masih memegang posisi market leader di industri jalan tol nasional dengan total panjang jalan tol beroperasi mencapai 1.294 kilometer dari total konsesi 1.736 kilometer. Jumlah tersebut merepresentasikan sekitar 42 persen dari total jalan tol beroperasi di seluruh Indonesia.
Dari sisi keuangan, Sebagai emiten BUMN di bidang infrastruktur jalan tol, Jasa Marga berhasil mencatat peningkatan pendapatan usaha sebesar 5,8 persen year-on-year (yoy) menjadi Rp19,8 triliun.
Peningkatan ini didorong oleh kontribusi utama dari pendapatan tol sebesar Rp18,2 triliun dan pendapatan usaha lain sebesar
Rp1,6 triliun. Selaras dengan hal tersebut, EBITDA Perseroan tercatat meningkat dibandingkan periode sebelumnya menjadi sebesar Rp13,3 triliun.
Jasa Marga juga berhasil menjaga kestabilan kinerja Perseroan dengan capaian EBITDA Margin pada level yang tangguh, yakni 67,0%. Atas seluruh kinerja Perseroan yang positif tersebut, core profit Perseroan tercatat stabil sebesar Rp3,7 triliun.
Rivan mengungkapkan bahwa stabilitas core profit ini tidak terlepas dari pertumbuhan pendapatan usaha dan EBITDA, serta
keberhasilan Perseroan dalam menurunkan beban keuangan secara konsolidasi sebesar 10,5 persen (yoy).
“Core profit dan kinerja Perseroan sepanjang 2025 terjaga stabil, didukung oleh pertumbuhan pendapatan usaha dan EBITDA, serta penurunan beban keuangan secara konsolidasi sebagai dampak positif dari aksi korporasi equity financing di PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) yang dilakukan pada Kuartal IV-2024,” beber Rivan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022