
Anak-anak mengikuti edukasi terkait tanaman kakao yang digelar BPDP di Jakarta, Kamis (5/3). (Istimewa)
JawaPos.com–Upaya meningkatkan literasi masyarakat terhadap sektor perkebunan mulai menyasar generasi muda khususnya anak-anak. Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menggelar kegiatan edukasi bertema Kakao dan Rahasia Cokelat bagi siswa sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama di Jakarta, Kamis (5/3).
Kegiatan yang berlangsung di kantor BPDP kawasan Gambir ini diikuti sekitar 60 anak dari berbagai latar belakang. Program edukasi ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan komoditas perkebunan kepada generasi muda di tengah pentingnya sektor tersebut bagi perekonomian nasional.
Indonesia sendiri dikenal sebagai salah satu produsen kakao dunia, meski dalam beberapa tahun terakhir produksi domestik menghadapi tantangan seperti produktivitas kebun yang menurun hingga regenerasi petani.
Baca Juga: Ramadhan di Kawasan Industri Cikarang: Saat Pabrik-Pabrik Ikut Menopang Kebutuhan Warga Sekitar
Direktur Hukum dan Kerja Sama BPDP Pangihutan Siagian mengatakan, edukasi publik tentang komoditas perkebunan perlu diperluas agar masyarakat memahami peran strategis sektor ini, tidak hanya dari sisi ekonomi tetapi juga keberlanjutan.
”Secara strategis kegiatan seperti ini penting karena BPDP tidak hanya mengelola dana perkebunan, tetapi juga berinvestasi pada pembangunan pengetahuan dan literasi publik. Edukasi sejak dini merupakan langkah preventif untuk membangun persepsi yang positif dan berbasis fakta,” ujar Pangihutan Siagian.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak mengenal perjalanan kakao mulai dari proses budi daya di kebun hingga menjadi produk cokelat yang dikonsumsi sehari-hari. Materi disampaikan melalui pendekatan yang lebih ringan dan interaktif, termasuk sesi dongeng edukatif yang dibawakan pendiri Rumah Dongeng Anak Rona Mentari.
Baca Juga: 108.952 Penumpang dan 353 Ribu Kendaraan diprediksi Menyebrang ke Jawa via Pelabuhan Bakauheni
Melalui metode story telling, anak-anak dikenalkan pada proses produksi kakao, manfaatnya bagi masyarakat, serta peran petani dalam rantai pasok komoditas tersebut. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kuis interaktif untuk menguji pemahaman peserta mengenai kakao, proses pengolahan, dan kontribusinya terhadap perekonomian.
Selain itu, BPDP juga memperkenalkan komik edukatif yang memuat informasi mengenai sejumlah komoditas perkebunan utama Indonesia, seperti kakao, kelapa, dan kelapa sawit. Materi komik disusun dengan bahasa sederhana dan ilustrasi yang ditujukan agar mudah dipahami oleh anak-anak serta dapat digunakan sebagai media pembelajaran.
Inisiatif edukasi semacam ini dinilai penting di tengah upaya pemerintah memperkuat pemahaman masyarakat terhadap sektor perkebunan yang selama ini menjadi salah satu penopang ekspor dan lapangan kerja di Indonesia. Dengan mengenalkan komoditas sejak dini, diharapkan muncul ketertarikan generasi muda terhadap sektor pertanian dan perkebunan yang selama ini kerap dipandang kurang menarik oleh kalangan muda.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Tak Hanya Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah
Prediksi Skor Estudiantes vs Flamengo: Panas Menuju Final Copa Libertadores
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante: Granotes Paksa Tuan Rumah Berbagi Poin
Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Prediksi Skor Garudayaksa FC vs Arema FC: Singo Edan Kembali ke Jalur Kemenangan
Prediksi Skor Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga: Lini Pertahanan Rapuh Jadi Ancaman Tuan Rumah
KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules Berkaitan Kasus Suap HGB Summarecon
Prediksi Skor Le Mans vs Toulouse: Duel Seru Tim Papan Bawah Demi Lolos Zona Degradasi
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022