
Program mudik gratis yang dilakukan pemerintah salah satunya lewat program Mudik Gratis BUMN Tahun 2026 PTPN Group/(Istimewa).
JawaPos.com — Program mudik gratis dinilai menjadi kebijakan yang efektif dalam membantu masyarakat di tengah kondisi daya beli yang belum sepenuhnya pulih.
Pengamat Kebijakan Publik Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah, mengatakan kebijakan insentif seperti mudik gratis merupakan langkah positif pemerintah dalam meringankan beban masyarakat.
“Jadi kebijakan insentif itu sangat positif sehingga menolong, setidaknya menolong di tengah kondisi masyarakat yang sulit,” kata Trubus kepada jawapos.com, Rabu (18/3).
Meski demikian, Trubus menilai masih terdapat sejumlah kendala dalam pelaksanaan program mudik gratis, khususnya terkait minimnya peran pemerintah daerah. Ia menyoroti belum adanya fasilitas lanjutan bagi pemudik dari titik kedatangan menuju rumah masing-masing.
"Jadi kalau orang dari pusat (Jabodetabek) naik bus sampai ke kampung halamannya itu cuma sampai di terminal ataupun di alun-alun kota. Nah, dari alun-alun kota sampai ke rumah itu harus ongkos sendiri,” jelasnya.
Ia pun mendorong pemerintah daerah, baik bupati maupun wali kota, untuk mengalokasikan anggaran guna mendukung kelancaran perjalanan pemudik hingga ke tujuan akhir.
“Nah, harusnya itu bupati, wali kota itu ngeluarin uang. Gitu kan ada APBD-nya, jangan dikorupsi APBD-nya. Harus difasilitasi,” tegasnya.
Selain itu, Trubus juga menekankan pentingnya keterlibatan lebih luas dari berbagai pihak, termasuk kementerian, BUMN, hingga perusahaan swasta. Ia bahkan mengusulkan agar program mudik gratis menjadi kewajiban bagi perusahaan, khususnya yang mempekerjakan banyak tenaga kerja.
“Semua pabrik-pabrik itu harus memberikan karyawannya mudik gratis. Itu wajib. Karena dia kan yang menikmati profitabilitas dari adanya karyawan itu, ada buruh itu,” pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, program mudik gratis yang dilakukan pemerintah salah satunya lewat program Mudik Gratis BUMN Tahun 2026 PTPN Group. Program ini merupakan wujud nyata komitmen BUMN untuk hadir dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
"Kami berharap program ini dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk pulang ke kampung halaman dengan aman, nyaman, dan selamat," ujar Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna, dalam sambutannya di Agro Plaza, Jakarta, pada Senin, (16/3/2026).
Secara nasional, Program Mudik Gratis BUMN 2026 menargetkan pemberangkatan sebanyak 100.000 pemudik dengan tema "Mudik Aman Berbagi Harapan" yang diturunkan dalam semangat "Mudik Nyaman Bersama."
Dalam program tersebut, perusahaan memberangkatkan sekitar 2.795 pemudik menggunakan 70 armada bus dengan 26 rute tujuan yang diberangkatkan dari berbagai kota, antara lain DKI Jakarta, Medan, Pekanbaru, Jambi, Lampung. Surabaya, dan Pontianak.
Khusus dari DKI Jakarta, pada tahun ini PTPN memberangkatkan 450 pemudik menggunakan 10 armada bus menuju 10 rute tujuan yang berbeda.
