
Koperasi Kelurahan Merah Putih Sukamaju di Jalan Sukun, Lingkungan VI, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai, Sumatera Utara/(Teddy Akbari/Sumut Pos).
JawaPos.com - Koperasi Kelurahan Merah Putih Suka Maju di Jalan Sukun, Lingkungan VI, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Binjai Barat, dilaporkan tidak lagi beroperasi dalam sebulan terakhir. Padahal para pengurus sempat berupaya mencari tambahan modal melalui pinjaman, tetapi belum membuahkan hasil.
Ketua Koperasi Merah Putih Suka Maju Andriansyah menyebut, pengurus sempat mengajukan pembiayaan ke beberapa lembaga seperti Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi (LPDB), tapi ditolak. Padahal jaminan berupa sertipikat tanah sudah diberikan.
“Kami juga sudah buat proposal pengajuan dana ke Bank Mandiri (untuk pembiayaan Rp 3 miliar dana Kopdes Merah Putih. Kemudian dari situ regulasinya berubah lagi. Sampai sekarang ini dipegang sama Agrinas,” kata Andriansyah kepada JawaPos.com, Minggu (29/3).
Di sisi lain, persoalan lahan juga ikut memengaruhi semangat pengurus. Saat ini, bangunan koperasi tersebut berdiri di atas tanah milik salah satu pengurus, bukan lahan milik pemerintah. “Kami di sini nggak ada lahan jadi kami pengurus koperasi kurang semangat gitu,” ujar Andriansyah.
Andriansyah menambahkan, program pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih yang sekarang digarap Agrinas tidak menyasar wilayah mereka. Hal itu karena lahan yang tersedia dinilai tidak memenuhi kriteria. Sebab, lokasi lahan itu di medan yang sulit untuk dibangun.
"Jadi harus nimbun banyak lah gitu. Itulah yang nggak mungkin nggak lolos untuk diverifikasi ke pusat ataupun sama Agrinas gitu kan," ungkapnya.
Baca Juga:Ditutup Sementara, Pengurus Koperasi Kelurahan Merah Putih Sukamaju Tunggu Arahan Pemerintah
Kondisi terkini, seluruh aktivitas koperasi telah dihentikan dan stok barang pun sudah kosong. Meski begitu, Andriansyah memastikan pengurus belum memutuskan untuk menutup secara permanen. Masih menunggu kepastian kebijakan dari pemerintah.
“Untuk sekarang ini Pak kami nunggu peraturan dari daerah ataupun dari pusat yang benar-benar untuk koperasi ini sudah yang nggak berubah-ubahlah,” tegasnya.
Dia berharap ada kepastian regulasi yang dapat mendukung keberlangsungan koperasi, termasuk skema kerja sama yang tidak memberatkan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
