
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso dalam pembukaan Spot Outlet Ayam Gepuk Pak Gembus di Tebet, Jakarta, Senin (22/6). (Djati Waluyo/Jawapos.com).
Langkah ini dilakukan untuk mengajak pelaku usaha untuk lebih giat memanfaatkan SKA, sekaligus meningkatan daya saing produk Indonesia di negara tujuan ekspor.
Mendag mengungkapkan bahwa dengan adanya IPSKA di berbagai daerah, layanan SKA dapat diakses lebih merata oleh pelaku usaha di berbagai wilayah.
"Kami harap pelaku usaha di daerah, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dapat menjangkau layanan fasilitasi ekspor," ujar Budi Santoso saat meresmikan serentak tujuh IPSKA secara terpusat dari Pendopo Si Panji, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah kemarin, dikutip Jumat (26/6).
Budi menambahkan, upaya ini menjadi bentuk dukungan pemerintah agar makin banyak produk Indonesia hadir dan bersaing di pasar global.
IPSKA adalah fasilitas perdagangan strategis yang menerbitkan SKA, melaksanakan verifikasi, serta menjalankan pengawasan terhadap pemenuhan ketentuan asal barang.
Selain itu IPSKA menjadi garda terdepan dalam memastikan. keabsahan dokumen keterangan asal untuk barang ekspor asal Indonesia yang digunakan dalam perdagangan internasional.
SKA sendiri merupakan dokumen yang membantu eksportir memanfaatkan tarif preferensi dari berbagai perjanjian perdagangan internasional Indonesia dengan negara mitra dagang.
Pelaku usaha dapat memperoleh penurunan bea masuk di negara tujuan ekspor melalui SKA, menjadikan produk Indonesia mampu bersaing dari sisi harga. SKA juga menjadi instrumen untuk menjamin ketelusuran asal barang serta mencegah praktik penghindaran ketentuan perdagangan (circumvention).
Indonesia telah memiliki 20 perjanjian perdagangan internasional yang diimplementasikan dalam bentuk. Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA), Perjanjian Perdagangan Preferensial (PTA), maupun Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA).
Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Tommy Andana mengapresiasi sinergi pemerintah daerah dalam memperkuat layanan ekspor. Dengan keberadaan tujuh IPSKA baru, kini telah ada 103 IPSKA yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
