
Pertemuan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dengan Menteri Pertanian dan Pangan Republik Belarus, Yuri Gorglov di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (30/6)/(Istimewa)
JawaPos.com – Pemerintah membuka peluang untuk eskpor komoditas sawit dan kakao ke Belarus. Kemungkinan tersebut terungkap dari pertemuan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dengan Menteri Pertanian dan Pangan Republik Belarus, Yuri Gorglov di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (30/6).
“Kami ingin memperluas pasar ekspor komoditas pertanian Indonesia ke Belarus. Hubungan yang semakin erat antara kedua negara harus memberikan manfaat nyata melalui peningkatan perdagangan yang saling menguntungkan,” kata Amran.
Salah satu peluang yang menjadi perhatian adalah ekspor kakao Indonesia. Pemerintah Belarus menyampaikan bahwa negaranya memiliki industri pengolahan cokelat yang memasok kebutuhan pasar domestik, Eropa Timur, hingga Rusia.
Untuk mendukung industri tersebut, Belarus membutuhkan sekitar 120.000 ton kakao per tahun, sehingga membuka peluang besar bagi Indonesia untuk meningkatkan ekspor sekaligus memperluas akses pasar bagi komoditas kakao nasional.
Selain kakao, Amran juga mendorong peningkatan ekspor minyak sawit (CPO) Indonesia ke Belarus. Menurutnya, Belarus memiliki potensi menjadi pintu masuk strategis bagi produk pertanian Indonesia ke kawasan Eropa Timur.
Dalam pertemuan tersebut, pemerintah Belarus juga menyampaikan kebutuhan minyak sawit yang dapat dipenuhi oleh Indonesia.
“Kami juga mendorong ekspor CPO ke Belarus. Selama ini produk tersebut belum masuk ke pasar Belarus, padahal mereka telah menyampaikan kebutuhannya sekitar 14 ribu ton. Ini menjadi peluang yang harus segera kita tindak lanjuti agar perdagangan kedua negara semakin meningkat,” kata Amran.
Selain membuka peluang perdagangan, Indonesia dan Belarus juga sepakat memperkuat kerja sama di bidang teknologi pertanian.
Kolaborasi akan difokuskan pada pengembangan mekanisasi pertanian, modernisasi sistem irigasi, pengelolaan sumber daya air, serta pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan) guna meningkatkan produktivitas dan efisiensi sektor pertanian.
“Belarus memiliki pengalaman dan teknologi yang dapat menjadi mitra strategis bagi Indonesia. Sementara Indonesia memiliki potensi besar di sektor pertanian. Kolaborasi ini harus mampu mempercepat modernisasi pertanian dan memperkuat ketahanan pangan kedua negara,” ujar Mentan Amran.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Prediksi Newcastle Jets vs Gamba Osaka di AFC Champions League Elite: Tim Tamu Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Lens vs Sporting Lisbon di Liga Champions: Kedua Tim Incar Kemenangan Beruntun
Prediksi Skor Buriram United vs Beijing Guoan: The Imperial Guards Terancam Tertahan
Prediksi Skor Newcastle Jets vs Gamba Osaka: Pertahanan Rapuh Tuan Rumah Jadi Celah!
TPG Guru Non-ASN Belum Cair, PGRI Desak Kemendikdasmen dan Kemenkeu Berikan Kepastian
Prediksi Skor Pohang Steelers vs Johor Darul Ta’zim: Harimau Selatan Siap Terkam Tuan Rumah
Prediksi Skor Kyoto Sanga vs Ratchaburi: Duel Tim Pesakitan Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Al Sadd vs Al Hilal: The Blue Waves Siap Menang Tipis di Doha
Prediksi Susunan Pemain Arsenal vs Lille: Gabriel Magalhaes Tetap Andalan Lini Belakang The Gunners

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022