Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 Juli 2026 | 03.20 WIB

OJK Catat Kinerja Industri Asuransi dan Dana Pensiun Positif hingga Mei 2026

Ilustrasi OJK. (Istimewa) - Image

Ilustrasi OJK. (Istimewa)

JawaPos.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat aset industry asuransi pada Mei 2026 sebesar Rp 1.197,04 triliun atau tumbuh 2,87 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya atau year on year (yoy).

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, mengatakan pertumbuhan tersebut ditopang oleh peningkatan aset asuransi komersial yang mencapai Rp 977,81 triliun, atau naik 4,05 persen yoy.

“Aset industri asuransi pada bulan Mei 2026 mencapai Rp 1.197,04 triliun atau naik 2,87 persen year on year. Dari sisi asuransi komersil, total aset mencapai Rp 977,81 triliun atau naik 4,05 persen year on year,” ujar Ogi dalam konferensi pers virtual, Selasa (7/7).

Ogi mengatakan, kinerja asuransi komersil berupa akumulasi pendapatan premi pada periode Mei 2026 mencapai Rp139,54 triliun atau tumbuh sebesar 0,67 persen yoy.

Ia menjelaskan, angka tersebut terdiri dari premi asuransi jiwa yang tumbuh 5,87 persen yoy dengan nilai sebesar Rp 76,79 triliun dan premi asuransi umum dan reasuransi yang sedikit terkontraksi sebesar 5,03 persen yoy dengan nilai sebesar Rp 62,76 triliun.

Dari sisi permodalan, industri asuransi masih berada dalam kondisi yang kuat. Secara agregat, Risk Based Capital (RBC) industri asuransi jiwa tercatat sebesar 481,20 persen, sedangkan asuransi umum dan reasuransi mencapai 319,12 persen.

“Permodalan industri asuransi jiwa serta asuransi umum dan reasuransi secara agregat mencatatkan risk-based capital RBC masing-masing sebesar 481,20 persen dan 319,12 persen masih di atas threshold sebesar 120 persen,” ujarnya.

Lanjutnya, ia menjelaskan untuk aset industri asuransi nonkomersial yang terdiri atas BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, serta program asuransi bagi ASN, TNI, dan Polri untuk jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian tercatat sebesar Rp219,23 triliun, atau terkontraksi 2,07 persen yoy.

Di sektor dana pensiun, OJK mencatat total aset hingga Mei 2026 mencapai Rp1.693,37 triliun, atau tumbuh 7,71 persen yoy. Untuk program pensiun sukarela, total aset meningkat 4,94 persen yoy menjadi Rp410,65 triliun.

Sementara itu, aset program pensiun wajib yang meliputi Program Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun BPJS Ketenagakerjaan, serta program Tabungan Hari Tua dan akumulasi iuran pensiun bagi ASN, TNI, dan Polri, mencapai Rp 1.282,72 triliun, atau tumbuh 8,63 persen yoy.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore