
Bank Mandiri melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk Mandiri Sahabat Difabel mendukung pemberdayaan penyandang disabilitas agar memiliki kompetensi dan kesiapan memasuki dunia kerja. (Istimewa).
JawaPos.com - Bank Mandiri terus memperkuat komitmennya dalam mendorong terciptanya kesempatan kerja yang inklusif melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk Mandiri Sahabat Difabel.
Program ini menjadi wujud nyata komitmen perseroan dalam mendukung pemberdayaan penyandang disabilitas agar memiliki kompetensi dan kesiapan memasuki dunia kerja, sekaligus memperkuat peran Bank Mandiri sebagai Ekosistem Penggerak Ekonomi Negeri yang inklusif.
Corporate Secretary Bank Mandiri Adhika Vista mengatakan, Bank Mandiri meyakini setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Karena itu, perseroan terus menghadirkan berbagai program pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.
"Melalui program Mandiri Sahabat Difabel, kami ingin membekali para peserta dengan keterampilan, kepercayaan diri, dan kesiapan memasuki dunia kerjal," ujar Adhika di Jakarta, Selasa (4/8).
Langkah Ini bagian dari komitmen Bank Mandiri untuk menciptakan ekosistem yang semakin inklusif, di mana setiap orang dapat merasa nyaman dan setara dalam meraih kesempatan, sekaligus mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia yang unggul.
Melalui Program Mandiri Sahabat Difabel Bank Mandiri menggandeng Yayasan Institusi Disabilitas Indonesia (INDISI) dengan memberikan pelatihan kesiapan kerja (job readiness training) kepada sekitar 350 siswa penyandang disabilitas dari tujuh Sekolah Luar Biasa (SLB) di wilayah DKI Jakarta.
Program ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan, keterampilan, serta kepercayaan diri dalam menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.
Materi pelatihan mencakup pengembangan self awareness dan pembentukan mindset kerja, peningkatan working attitude dan kemampuan bekerja dalam tim.
Selain itu pelatihan juga mencakup pengenalan dunia kerja serta penyusunan curriculum vitae (CV), persiapan memasuki dunia kerja, pemahaman mengenai hak dan kewajiban di lingkungan kerja, hingga simulasi wawancara kerja. Seluruh materi akan disampaikan dalam 90 sesi pelatihan yang terbagi dalam 15 kelas dan berlangsung sepanjang periode program.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022