
Ilustrasi BPS. (Dok JawaPos.com)
JawaPos.com - Badan Pusat Statistik (BPS), memastikan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) akan terus dievaluasi dan disempurnakan untuk memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Direktur Metodologi dan Sains Data BPS, Setia Pramana, mengatakan sampai dengan saat ini masih terdapat sejumlah ketidaksesuaian desil yang terjadi di masyarakat.
Maka dari itu, ia menilai bahwa pembaruan data menjadi hal yang lebih penting dibandingkan sekadar mengubah metode pemeringkatan.
“Bukan desilnya yang harus dimutakhirkan, tetapi datanya. Kondisi masyarakat harus di-update sesuai kondisi saat ini,” ujar Setia saat ditemui di Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS), Jakarta, Jumat (11/9).
Setia membuka peluang integrasi data DTSEN dengan data dari kementerian dan lembaga lain untuk meningkatkan akurasi. Integrasi tersebut dapat mencakup berbagai sumber data pemerintah, sepanjang dilakukan sesuai dengan ketentuan perlindungan data pribadi.
“Kalau bicara data, sangat memungkinkan kita berkolaborasi dengan seluruh kementerian dan lembaga,” ujarnya.
Setia mengatakan, penentuan desil DTSEN bersumber dari gabungan antara data individu dari Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek), Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), dan Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE), serta data dari Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil).
Selain itu, desil dalam DTSEN tidak hanya didasarkan pada tingkat pengeluaran masyarakat. Pemerintah menggunakan lebih dari 40 variabel untuk menggambarkan kondisi sosial dan ekonomi rumah tangga.
Ia menjelaskan, sejumlah variabel tersebut mencangkup kondisi perumahan, kepemilikan aset, karakteristik rumah tangga, serta akses terhadap sanitasi. Berbagai indikator tersebut digunakan untuk memperkirakan dan merangking kondisi sosial ekonomi masyarakat secara lebih menyeluruh.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022