
Ilustrasi gedung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta, Senin (29/9/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan penghimpunan dana oleh korporasi domestik melalui pasar modal Indonesia telah mencapai Rp186,03 triliun hingga periode September 2026.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan bahwa penghimpunan dana lewat pasar modal tetap terjaga di tengah dinamika pasar keuangan global.
"Penghimpunan dana oleh korporasi domestik di pasar modal domestik juga tetap terjaga dan kuat dengan nilai penawaran umum secara year-to-date telah mencapai angka Rp186,03 triliun," ujar Hasan dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK September 2026 di Jakarta, Senin.
Hasan melanjutkan, saat ini masih terdapat 29 rencana penawaran umum dalam pipeline (antrean) dengan total nilai indikatif sebesar Rp26,47 triliun.
Adapun, OJK menargetkan penghimpunan dana melalui pasar modal Indonesia dapat mencapai Rp250 triliun pada tahun 2026.
Namun demikian, Hasan menilai realisasi penghimpunan dana akan dipengaruhi sejumlah faktor hingga akhir tahun 2026, di antaranya dinamika pasar, minat investor, serta pertimbangan emiten dalam menentukan momentum penerbitan dan biaya pendanaan.
"OJK akan terus mencermati perkembangan tersebut dan akan terus mendorong pemanfaatan pasar modal sebagai sumber pembiayaan dengan tetap mengedepankan kualitas keterbukaan informasi dan pelindungan kepada investor," ujar Hasan.
Selain melalui penawaran umum, OJK melaporkan penghimpunan dana melalui Securities Crowd Funding (SCF) juga terus bertumbuh, yang mana secara agregat total dana yang telah dihimpun melalui mekanisme tersebut mencapai Rp2,06 triliun hingga September 2026,
Selanjutnya, jumlah investor pasar modal Indonesia terus bertumbuh sejalan dengan penguatan ekosistem digital di industri pasar modal, yang mana jumlah investor bertambah 1,03 juta atau tumbuh 57,96 persen year to date (ytd) menjadi 32,17 juta investor pada September 2026.
Hasan mengatakan perkembangan penghimpunan dana lewat pasar modal berlangsung di tengah tekanan pasar saham domestik, yang mana investor asing mencatatkan net sale di pasar saham sebesar Rp10,24 triliun pada September 2026, atau berbalik dari posisi net buy Rp1,19 triliun Agustus 2026
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022