Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 12 Oktober 2026 | 13.52 WIB

Pemerintah Jajaki Kerja Sama dengan Tiongkok Untuk Pertanian Modern di Kawasan Transmigrasi

Ilustrasi petani (Istimewa). - Image

Ilustrasi petani (Istimewa).

JawaPos.com - Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara berencana menjajaki kerja sama dengan Tiongkok di beberapa bidang. Rencana itu bakal disampaikan kepada pemerintah Tiongkok saat Iftitah melakukan kunjungan kerja di Tiongkok 12-18 Oktober ini.

Kerja sama yang dibidik Kementerian Transmigrasi (Kementrans) meliputi bidang pertanian modern, hilirisasi dan industrialisasi bagi masyarakat di kawasan transmigrasi.

Iftitah mengatakan kunjungan atas undangan Pemerintah Tiongkok itu bertujuan mempelajari pemanfaatan teknologi, investasi dan pengembangan sumber daya manusia untuk membangun pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, terutama di luar Pulau Jawa.

"Kita membutuhkan teknologi, investasi, industri, dan sumber daya manusia yang mampu menciptakan nilai tambah. Karena itu, kita ingin belajar dari pengalaman Tiongkok dalam membangun industri dan mengembangkan ekonomi pedesaan," kata Iftitah dalam keterangan resmi diterima di Jakarta, Minggu (11/10) dikutip dari Antara.

Menurut dia, pengalaman Tiongkok dalam mengintegrasikan pertanian, pembangunan infrastruktur, industrialisasi dan peningkatan kualitas tenaga kerja dapat menjadi referensi bagi pengembangan kawasan transmigrasi di Indonesia.

Ia menilai kawasan transmigrasi perlu dikembangkan menjadi pusat kegiatan ekonomi produktif yang mampu menyediakan pekerjaan dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Bukan sekadar tempat perpindahan penduduk dan penyediaan lahan.

Dalam kunjungan tersebut, Iftitah dijadwalkan bertemu dengan Kementerian Pertanian dan Pedesaan Tiongkok atau Ministry of Agriculture and Rural Affairs (MARA) pada 12 Oktober untuk membahas peluang kerja sama pertanian modern, teknologi produksi, pengolahan hasil pertanian dan revitalisasi ekonomi perdesaan.

Pertemuan itu juga dijadwalkan melibatkan Akademi Ilmu Pengetahuan Pertanian Tiongkok atau Chinese Academy of Agricultural Sciences (CAAS) dan Pusat Kerja Sama Ekonomi Luar Negeri Tiongkok atau Foreign Economic Cooperation Center (FEC) untuk menjajaki pengembangan teknologi serta kerja sama ekonomi di sektor pertanian

Sejumlah komoditas dari kawasan transmigrasi yang berpotensi menjadi fokus penjajakan meliputi durian di Sulawesi Tengah, kelapa genjah di Nusa Tenggara Timur, kelapa di Maluku Utara, serta padi, kakao, kopi dan tebu di Papua.

Editor: Diar Candra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore