
Sejumlah siswa di Kabupaten Pati menjalani perawatan di RS usai diduga keracunan MBG. (Radar Pati)
JawaPos.com - Direktur Riset Bidang Makroekonomi, Kebijakan Fiskal dan Moneter Center of Reform on Economic (Core) Indonesia, Akhmad Akbar S, menilai program Makan Bergizi Gratis belum memberikan manfaat yang nyata untuk masyarakat Indonesia.
Ia menyebut, kondisi tersebut berbanding terbalik dengan biaya anggaran dan risiko pelaksanaannya sudah jelas.
Akbar mengatakan, sampai dengan saat ini belum ada data evaluasi dampak dari Badan Gizi Nasional (BGN) atau pihak terkait yang menunjukkan pengaruh MBG terhadap kesehatan anak.
“Jadi, sekali lagi kalau saya rangkum, manfaatnya belum nyata, biaya dan risikonya jelas,” dalam diskusi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo Gibran, Jakarta, Rabu (14/10).
Akbar mengatakan, desain MBG sejak awal juga dinilai belum sejalan dengan sasaran penanganan stunting.
Menurutnya, berdasarkan pandangan ahli kesehatan yang ia rujuk, penanganan stunting seharusnya berfokus pada periode 1.000 hari pertama kehidupan.
Sementara itu, penerima MBG mencakup anak-anak usia sekolah, termasuk siswa SMP dan SMA.
“Kalau kata orang-orang kesehatan, kalau mengatasi stunting itu kan harusnya, ya perhatian diberikan pada umur 1.000 hari pertama,” ujarnya.
Lanjutnya, ia juga menyoroti terkait dengan perubahan alokasi dana MBG pada 2026. Menurutnya, anggaran program tersebut sempat disebut sebesar Rp 335 triliun, yang terdiri dari Rp 268 triliun untuk anggaran BGN dan Rp 67 triliun sebagai cadangan anggaran.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Ketua Komisi II DPR usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Be'er Sheva: De Kaasboeren Terlalu Digdaya di AFAS Stadion
Prediksi Skor Wofoo Tai Po vs Lion City Sailors di ACL Two: Tim Singapura Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Gangwon FC vs Phnom Penh Crown: Misi Tuan Rumah Raih Kemenangan Perdana di ACL Two
Prediksi Skor BG Pathum United vs Adelaide United: The Rabbits Waspadai Ketajaman Wakil Australia
Prediksi Skor Sparta Prague vs Lillestrom: Železná Sparta Siap Menang Telak di epet ARENA
Prediksi Skor Tampines Rovers vs Machida Zelvia: Wakil Jepang Berpeluang Curi Tiga Poin di Singapura
Prediksi Skor Kuching City vs Kitchee: The Cats Incar Poin, Wakil Hong Kong Ingin Beri Perlawanan
Prediksi Skor Celje vs Omonia: The Shamrock Jaga Mimpi Lolos ke 32 Besar

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022