
PT Pertamina International Shipping gandeng Hyundai Mipo Dockyard Co.Ltd. bangun 2 kapal tanker LPG berteknologi dual-fuel untuk ketahanan energi nasional. (Istimewa)
JawaPos.com - Setelah menandatangani kontrak pembangunan 15 tanker Medium Range (MR) di Korea pada Januari lalu, PT Pertamina International Shipping (PIS) kini menandatangani kontrak dengan Hyundai Mipo Dockyard Co.Ltd.
Kontrak ini untuk pembangunan dua kapal tanker LPG berteknologi dual-fuel yang lebih ramah lingkungan. PIS belum berhenti memberikan gebrakan di awal tahun ini, terutama untuk menambah kekuatan armada perusahaan dan ekspansi pasar global.
Rencananya, 2 kapal baru jenis Handysize yang masing-masing bermuatan 23 ribu meter kubik ini ditargetkan selesai dibangun pada Mei dan Oktober 2026. Kapal ini natinya akan dimanfaatkan untuk pengangkutan komoditas LPG dan juga bisa untuk mengangkut amonia.
Penandatanganan pembangunan tanker ini berlangsung di Nusa Dua, Bali (23/2) dihadiri oleh CEO PIS Yoki Firnandi dan President and COO HD Hyundai Group Park Seong Yong.
Sebagai informasi HD Hyundai Group merupakan induk usaha dari Hyundai Mipo Dockyard.
Yoki Firnandi mengatakan kerja sama dengan Hyundai Group ini berdasarkan pertimbangan rekam jejak Hyundai yang dikenal sebagai salah satu perusahaan pembangunan dan galangan kapal terbaik di dunia.
“Kami yakin akan mendapatkan kapal dengan kualitas terbaik karena ditangani perusahaan terbaik di kelasnya, untuk mendukung bisnis kami ke depan,” ujar Yoki.
PIS, kata Yoki, memiliki target pertumbuhan bisnis dengan rata-rata 11% per tahun dan dalam 10 tahun ke depan bisa mencapai revenue hingga USD 9 miliar atau 3 kali lipat dari saat ini.
“Kami sangat gencar untuk ekspansi dan menambah armada baik dengan pembangunan kapal baru maupun pembelian kapal eksisting,” ujar Yoki.
Penambahan dua kapal handysize juga bukti komitmen PIS dalam mendukung transisi energi selaras dengan target Pertamina Net Zero 2060.
“Ini sesuai dengan komitmen bisnis PIS untuk mendukung ESG dan dekarbonisasi dengan menambah porsi kapal pengangkut energi yang lebih ramah lingkungan,” tambahnya.
Yoki juga menegaskan penambahan armada ini juga seiring dengan upaya perusahaan untuk mendukung ketahanan energi nasional, di mana kebutuhan energi terus meningkat setiap tahunnya.
“PIS akan terus bertumbuh bersama dengan Pertamina Group untuk menjaga ketahanan energi nasional, dan akan terus mengembangkan layar kami dengan berbagai ekspansi dan inovasi yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi negara, sekaligus mengharumkan nama Indonesia di kancah global.”
President and COO HD Hyundai Group Park Seong Yong menyambut hangat kerja sama yang terjalin dengan PIS.
“Kami meyakini kita memiliki semangat dan strategi yang sama untuk berkembang, dan memegang semangat itu untuk mencapai target,” tutupnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
