
Pertamina NRE siapkan energi bersih 24 jam selama Ramadhan dan Idul Fitri 2026. (Dok. Pertamina)
JawaPos.com – Antisipasi lonjakan kebutuhan energi selama momen berkumpul keluarga PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina NRE memastikan akan menyiagakan energi bersih 24 jam selama Ramadhan dan Idul Fitri.
Pjs. Sekretaris Perusahaan Pertamina NRE, Rika Gresia Wahyudi menyampaikan langkah ini sejalan sengan pembentukan Satgas Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) 2026 yang merupakan komitmen perusahaan untuk menjaga keandalan pasokan energi ramah lingkungan sekaligus mendukung sistem kelistrikan nasional sepanjang Ramadhan hingga Lebaran.
“Pengaktifan Satgas RAFI sangat vital guna memastikan seluruh aset dan operasional energi bersih yang dikelola Pertamina NRE tetap berjalan andal dan aman, sehingga dapat terus mendukung pasokan listrik nasional selama Ramadhan hingga Idul Fitri,” ujar Rika dalam keterangannya, Minggu (8/3).
Melalui Satgas RAFI, Pertamina NRE melakukan pemantauan operasional secara intensif terhadap seluruh portofolio pembangkit energi bersih yang dikelola perusahaan.
Adapun pengawasan dilakukan selama 24 jam penuh, baik melalui pengawasan langsung di lapangan maupun dari ruang kendali pusat di berbagai wilayah kerja.
"Dengan memanfaatkan New Renewable Energy Optimization and Visualization (NOVA) yang merupakan sistem pemantauan aset operasi, Pertamina NRE dapat melakukan pemantauan secara real-time dan terintegrasi langsung dari kantor pusat Pertamina NRE Jakarta," jelasnya.
Selain memastikan kesiapan sistem, Pertamina NRE juga memperkuat kesiapan sumber daya manusia. Perusahaan memastikan ketersediaan operator di seluruh fasilitas energi terbarukan serta menyiapkan mekanisme tanggap darurat yang terkoordinasi dengan berbagai pihak guna mengantisipasi situasi kritis selama periode siaga.
Saat ini Pertamina NRE mengelola portofolio energi bersih dengan total kapasitas terpasang mencapai sekitar 2.551 megawatt. Kapasitas tersebut berasal dari berbagai sumber energi, mulai dari tenaga surya, panas bumi, gas alam, hingga biogas.
Kontribusi penting berasal dari pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan 261 unit instalasi yang memiliki kapasitas total 55,69 MW dan tersebar di sejumlah wilayah operasional.
Selain itu, melalui afiliasi , Pertamina NRE juga ikut mengoperasikan pembangkit listrik tenaga gas dan uap (PLTGU) berkapasitas 1.760 MW. Di sektor panas bumi, anak usaha mengelola enam Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) dengan total kapasitas 727,5 MW.
"Wilayah tersebut berada di Kamojang dan Karaha di Jawa Barat, Ulubelu di Lampung, Lahendong di Sulawesi Utara, Lumut Balai di Sumatera Selatan, serta Sibayak di Sumatera Utara," beber Rika.
"Pada sektor bioenergi, Pertamina NRE juga mengoperasikan pembangkit listrik tenaga biogas (PLTBg) dengan kapasitas terpasang 2,4 MW," tukasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
