
PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP) berhasil memindahkan total 19 pekerjanya dari kawasan Timur Tengah. (Istimewa)
JawaPos.com - PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP) berhasil memindahkan total 19 pekerjanya dari kawasan Timur Tengah, yang terdiri dari 11 perwira yang bertugas di Basra, Irak, serta 8 perwira yang berada di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). Proses pemulangan pekerja dari Basra menuju Jakarta memerlukan waktu setidaknya dua pekan.
Durasi relokasi yang cukup lama dipengaruhi oleh situasi geopolitik yang menyebabkan penutupan sejumlah bandara internasional di kawasan tersebut, termasuk di Kuwait City, Dubai, dan Doha.
Direktur Utama PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Awang Lazuardi, menjelaskan bahwa kondisi geopolitik yang berkembang di Timur Tengah turut berdampak pada aktivitas operasional Pertamina di Irak.
“Alhamdulillah karena koordinasi yang sangat baik dari PIEP, PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Pertamina, serta dukungan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di sejumlah negara, teman-teman bisa pulang dengan selamat,” ujarnya dalam keterangannya.
Baca Juga:Remaja Rentan Kecanduan Gawai, Psikolog Ingatkan Risiko Perilaku Konsumtif hingga Gangguan Sosial
Sementara itu, Direktur Utama PIEP, Syamsu Yudha, menegaskan bahwa perlindungan dan keselamatan para perwira menjadi prioritas utama perusahaan dalam setiap kondisi.
Menurutnya, PIEP menjalankan prosedur health, safety, security, and environment (HSSE) serta business continuity plan (BCP) secara disiplin. Seluruh langkah tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan Pertamina sebagai holding, subholding upstream, serta otoritas terkait.
“Kami juga terus memonitor situasi secara real-time guna memastikan perlindungan optimal bagi seluruh personel,” kata Syamsu.
Ia juga menambahkan bahwa perusahaan telah menyiapkan asesmen terkait contingency plan untuk berbagai jalur evakuasi. Langkah tersebut dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan penutupan wilayah udara di kawasan konflik.
Di sisi lain, PT Pertamina Irak Eksplorasi dan Produksi (PIREP) segera mengaktifkan Emergency Response Team (ERT) setelah muncul informasi mengenai serangan yang dilakukan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Persela Lamongan vs Deltras: Duel Sengit Dua Tim Teratas Grup B Championship
Prediksi Skor PSS Sleman vs PSM Makassar: Super Elang Jawa Berambisi Raih Kemenangan Pertama
Prediksi Skor Arema FC vs Bhayangkara FC: Berpeluang Imbang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Feyenoord vs AZ Alkmaar: Sama-Sama Produktif, Laga Berpotensi Imbang
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Surabaya Panas! Keringat Penjahit, Kipas Angin Laris, dan Tagihan Listrik Bengkak
Prediksi Skor Barcelona vs Getafe di Liga Spanyol: Blaugrana Pesta Gol di Camp Nou
Prediksi Susunan Pemain Como vs AS Roma: Fabregas Siapkan Taktik Subbuteo
Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Los Che Terdesak, Hasil Imbang Jadi Skenario Realistis
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Emil Audero Incar Poin di Kandang

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022