
Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung berbicara saat konferensi pers di Cheong Wa Dae (Blue House)
JawaPos.com - Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menyerukan kampanye penghematan energi nasional akibat risiko terhadap pasokan minyak dan gas akibat perang Israel-Amerika Serikat (AS) melawan Iran. Dia mengatakan bahwa lembaga publik akan mengurangi penggunaan mobil penumpang.
Sementara itu, Menteri Energi Kim Sung-whan mengatakan dalam rapat Kabinet bahwa pembatasan kendaraan sektor swasta bersifat sukarela untuk saat ini. Namun, dapat ditinjau kembali jika tingkat kewaspadaan energi meningkat.
Bahkan, pemerintah mengimbau masyarakat untuk menerapkan 12 praktik hemat energi seperti mandi lebih singkat, mengisi daya ponsel dan kendaraan listrik di siang hari, serta menggunakan mesin cuci dan penyedot debu di akhir pekan.
Seperti dilansir dari Reuters, pemerintah Korsel pun akan meminta 50 bisnis minyak terbesar untuk mengurangi penggunaan, serta mendorong pengaturan jam perjalanan yang berbeda-beda serta langkah-langkah konservasi lainnya.
Kim juga mengatakan Seoul akan menghidupkan kembali lima reaktor nuklir pada Mei, melonggarkan pembatasan pada pembangkit listrik tenaga batu bara dan memperluas energi terbarukan. Hal ini untuk mengurangi ketergantungan jangka panjang pada LNG, dan dapat memperpanjang masa pakai tiga pembangkit listrik tenaga batu bara yang dijadwalkan akan ditutup tahun ini.
Penyesuaian bauran energi ini diharapkan dapat menghemat hingga 14.000 ton, atau hingga 20 persen dari konsumsi LNG harian rata-rata Korea Selatan sebesar 69.000 ton untuk pembangkit listrik.
Sementara itu, HD Hyundai, telah memperkenalkan langkah-langkah penghematan energi di seluruh anak perusahaannya seperti HD Hyundai Heavy, dan HD Hyundai Oilbank, termasuk pembatasan kendaraan secara sukarela, pengurangan penggunaan plastik, dan mengambil langkah-langkah untuk mengurangi penggunaan listrik seperti mematikan lampu, kata seorang pejabat perusahaan.
Korea Selatan juga berencana untuk menyusun anggaran tambahan sebesar USD 16,6 miliar sesegera mungkin, yang dapat mencakup voucher tunai untuk konsumen dan dukungan keuangan untuk perusahaan, di tengah meningkatnya pembicaraan stimulus oleh negara-negara lain.
"Saat ini, yang terpenting bukanlah menghemat keuangan pemerintah, tetapi menyalurkan dana dengan cepat dan efektif ke tempat yang paling dibutuhkan," kata Lee dalam rapat Kabinet.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Skor Azerbaijan vs Liechtenstein di Liga Nations UEFA: Milli Menang Tipis Kejar Promosi
Prediksi Skor Wales vs Norwegia di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022