
Harga BBM di Vietnam mengalami beberapakali kenaikan akibat dampak perang. (Istimewa)
JawaPos.com - Harga bahan bakar minyak (BBM) di kawasan Asia Tenggara kembali menjadi sorotan setelah penutupan Selat Hormuz memicu tekanan pada pasokan dan harga minyak global. Jalur vital distribusi energi dunia itu terganggu, membuat sejumlah negara di ASEAN harus menyesuaikan harga BBM di tengah ketidakpastian pasar internasional.
Perbandingan terbaru menunjukkan disparitas harga yang cukup lebar. Malaysia dan Indonesia masih menjadi negara dengan harga relatif murah berkat kebijakan subsidi, sementara Thailand dan Vietnam berada di level menengah dengan harga yang mulai mengikuti mekanisme pasar.
Di sisi lain, Filipina cenderung lebih tinggi karena bergantung pada impor, sedangkan Singapura mencatatkan harga paling mahal di kawasan.
Vietnam
Thailand
Singapura
Malaysia
Filipina
Indonesia (Pertamina)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
35 Santri Keracunan MBG Masih Dirawat di RS Siti Hajar Sidoarjo
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Prediksi Sassuolo vs Frosinone di Coppa Italia 2026/2027: Jay Idzes Cs Menang Susah Payah
